RMOLSUMSEL

Home     


PARKIR DIBERLAKUKAN ONLINE
INI AKSI DAN REAKSI RATUSAN JUKIR PALEMBANG
SENIN, 17 JULI 2017 , 17:05:00 WIB
LAPORAN: RAHMAD RAMLI

RMOLSUMSEL
  

RMOL. Merasa nasibnya terancam akibat adanya sistem online, ratusan juru parkir di Kota Palembang rencananya melakukan aksi demo ke Dinas Perhubungan Kota Palembang. Sistem yang diterapkan Dishub di wilayah Jalan Kolonel Atmo membuat pendapatan juru parkir di kawasan itu terancam.

Tidak mau hal itu terjadi di wilayah mereka, ratusan juru parkir dari wilayah lain juga kini mulai was-was karena takut diberlakukan sistem online.

"Harusnya ada sosialisasi dulu kepada juru parkir. Perlu diingat kami ini punya organisasi dalam bentuk yayasan yang dibentuk sejak 2004 lalu. Selama ini kami tidak diajak bicara. Tau-tau ada anggota kami yang tergusur dengan alasan untuk meningkatkan pendapatan daerah," kata Alex Pandawa Lima selaku Ketua Yayasan Ikatan Keluarga Juru Parkir Palembang (IKJPP) kepada RMOLSumsel, Senin (17/7).

Menurut Alex, swastanisasi yang diberlakukan Pemkot Palembang bukan meningkatkan pendapatan juru parkir namun malah menyengsarakan. Dengan gaji sebesar Rp 1,8 juta perbulan, jumlah itu tidak mencukupi bagi mereka.

"Belum makan, rokok, dan lainnya. Kami juga harus berpanas-panasan. Sementara pihak swasta, enak-enakan saja. Kalau dikatakan sistem manual tidak mampu meningkatkan pendapatan daerah, siapa bilang. Kalau mau jujur-jujuran saja mungkin target bisa tercapai," tegas dia.

Diungkapkannya, sebagai keluarga juru parkir, mereka tahu benar bagaimana sulitnya mencari uang di jalanan, menunggu kendaraan yang datang, menahan panas dan hujan. Namun melalui Jukir inilah mereka bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak.

"Intinya kami menolah swastanisasi. Rencananya, Rabu tanggal 19 Juli besok kami akan demo," ungkap Alex. [rhd]


Baca juga:
BERSAMA KOMUNITAS BADMINTON
PERINGKAT PERTAMA, HARNOJOYO TERIMA PENGHARGAAN DARI BKKBN
KEJARI SUPORT GOTONG ROYONG HARNOJOYO-FITRI
WALIKOTA DAPAT PENGHARGAAN BIDANG LINGKUNGAN DARI GUBERNUR SUMSEL
FITRI MELIHAT PELAYANAN DISDUKCAPIL MULAI ADA PERBAIKAN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Disomasi Posbakum PN Baturaja, Jawaban Kepala Unit Pasar Ini Bikin Dongkol
PT SBA Minta Penerbit SK Palsu Pembangunan Hotel Ibis Harus Dipenjara
Ngambil Agunan di Bank Harus Bayar Rp 5 Juta, Kok Gitu!