RMOLSUMSEL

Home     


NGADU KE WAKIL RAKYAT, PARKIR ONLINE "RAMPAS" REZEKI JUKIR
SENIN, 17 JULI 2017 , 16:08:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

KETUA KOMISI II DPRD PALEMBANG, CANDRA DARMAWAN.
  

RMOL. Sistem parkir online yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dianggap telah merampang rezeki juru parkir (jukir). Pasalnya, dalam penerapan sistem parkir online jukir lama tidak dilibatkan.

Hal ini terungkap saat puluhan jukir di Jalan Rustam Effendi dan Kolonel Atmo menyampaikan aspirasi kepada Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang, Senin (17/7). Kepada wakil rakyat jukir menyampaikan jika pengelola parkir online tidak mengakomodir mereka.

"Permasalahan yang ada disini buka sistem parkir yang diterapkan, namun lebih kepada nasib jukir lama. Mereka merasa diabaikan dan tidak diakomodir," ungkap Ketua Komisi II DPRD Palembang, Candra Darmawan.

Dengan tidak dilibatkan oleh pengelola parkir online, jukir lama kini tidak lagi memiliki penghasilan. Selain itu dari DPRD ternyata tidak mengetahui rencana pengalihan jukir lama ke pengelolaan parkir oleh pihak ketiga.

"Kami sama sekali tidak diberitahu. Dan menurut aturan berlaku suatu bentuk kerjasama Pemkot dengan pihak ketiga harusnya diketahui DPRD setempat, namun ini tidak. Dan berdasarkan pengaduan ini akan segera kami tindaklanjuti," tegasnya.

Menurut Candra, penerapan sistem parkir online terkesan sangat mendadak. Apalagi sebelum penerapan tidak ada sosialisasi dan tanpa menampung aspirasi jukir lama.

"Sistem ini sebenarnya bagus. Tetapi sayangnya suara jukir lama tidak ditampung. Jika mereka dilibatkan kami rasa tidak akan bermasalah," kata dia. [yip]


Baca juga:
PELAYANAN JAMAAH HAJI SUMSEL, LUAR BIASA
USAI PESTA MINUMAN DI BKB, MOTOR ROMLI DILARIKAN TEMAN SENDIRI
TIDAK ADA INTRUKSI DARI PUSAT, PPP BANYUASIN MASIH KONDUSIF
SEKOLAH AL AZHAR PALEMBANG DIRESMIKAN WAKIL GUBERNUR SUMSEL
SERING DIANIYAYA TETANGA, EVI LAPOR POLISI


Komentar Pembaca






Berita Populer

PT SBA Minta Penerbit SK Palsu Pembangunan Hotel Ibis Harus Dipenjara
MTA Bukan Aliran Sesat
Kepala Rutan Punya Banyak Senjata, Tapi...