RMOLSUMSEL

Home     


DARI TUJUH TOKOH PARPOL, BARU SATU KEMBALIKAN BERKAS KE HANURA PRABUMULIH
SENIN, 17 JULI 2017 , 15:36:00 WIB
LAPORAN: DEDE SUHEN

  

RMOL. Calon Walikota Prabumulih H Ridho Yahya terus melakukan lobi-lobi politik dengan mengembalikan formulir pendaftaran calon walikota Prabumulih ke kantor Partai Hanura dan Partai PBB, Senin (17/7).

Ridho yang didampingi Sekretaris Partai golkar, H Daud Rotasi beserta kader dan simpatisan partai mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Hanura yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul sekitar pukul 11.00 wib, kemudian dilanjutkan ke kantor Partai PBB yang berada di Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Ketua tim penjaringan calon Partai Hanura, Aden Tamrin mengatakan DPD Partai Hanura Prabumulih telah membuka pendaftaran calon Walikota Prabumulih sejak 20 juni sampai 10 juli lalu.

Namun, dari tujuh bakal calon (Balon) yang telah mendaftar diri tersebut, baru Ridho Yahya yang melakukan pengembalian berkas.

"Ini yang pertama. 2018 bukanlah Pilkada tapi melanjutkan yang sudah ada," ungkapnya.

Sementara, Ridho Yahya dalam sambutannya menuturkan pengembalian formulir pendaftaran tersebut merupakan bentuk keseriusannya untuk kembali mencalankan diri pada Pemilukada 2018 mendatang.

Menurutnya, untuk mengembalian formulir pendaftaran tersebut bukanlah perkara mudah. Melainkan melalui proses pemikiran yang panjang.

"Setelah formulir pendaftaran ini saya ambil. Lalu saya sholat dan disana saya mendapat jawaban untuk mengembalikan berkas pendaftran ini kembali," ujarnya. [yip]


Baca juga:
KEMBALIKAN BERKAS KE PPP, INI MODAL YANG DIBAWA CALON PETAHANA PRABUMULIH
PELAKU BALAP LIAR
SETELAH PDIP, KINI GOLKAR BUKA PENDAFTARAN BALON WAKO-WAWAKO
TAK TAHU E KTP GRATIS, DPRD PRABUMULIH DESAK PERANGKAT PEMERINTAH SOSIALISASI
WAKIL DPRD PRABUMULIH: BAGUS GAK MERABA-RABA


Komentar Pembaca






Berita Populer

Orang Ini Disebut Juara 1 Koruptor di Indonesia
Rupanya Banyak Warga Palembang Ingin Ustadz Taufik Jadi Walikota
Salahkan Amien Rais Soal Amandemen UUD 1945, Try Sutrisno Lupa Sejarah