RMOLSUMSEL

Home     


SEKOLAH AL AZHAR PALEMBANG DIRESMIKAN WAKIL GUBERNUR SUMSEL
WAGUB MINTA TIDAK RAGU
SENIN, 17 JULI 2017 , 14:01:00 WIB
LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

  

RMOL. Agar kejayaan Islam tercapai, umat islam tidam hanya cukup bersatu, karena butuh sinergitas agar semuanya dapat terwujud. Hal itulah yang menjadi alasan kuat Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, terus mengembangkan yayasan pendidikannya, termasuk membuka cabang yayasan pendidikan Kota Palembang hari ini, Senin (17/7/17).

Memasuki awal tahun ajaran, sekolah yang bertempat di jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang, Grand Opening YPI Al Azhar Palembang yang terdiri dari TK-SD-SMP Islam Al Azhar 41-45 dan 33, diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Ishak Mekki.

Kepada RMOL Sumsel, Ketua Yayasan Al Azhar Palembang, Ustadz Abdullah menyampaikan, diresmikannya YPI Al Azhar Palembang, merupakan wujud sinergitas antara YPI Al Azhar dengan Darrul Nur Mustafa.

Dimana, standar pendidikan tetap mengacu pada standar YPI Al Azhar yang berpusat di Jakarta dan Yayasan Darrulnur Al Mustofa yang akan bertanggung jawab atas standar operasional.

"Hari ini bertepatan dengan tahun ajaran baru, TK-SD-SMP Islam Al Azhar 41-45 dan 33, resmi beroperasional. Dimana, semua siswa, mulai melaksanakan sekoahnya hari ini, dan ditandai dengan peresmian sekolah yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H. Ishak Mekki," jelasnya.

Ustadz Abdullah juga menerangkan, Sekolah Al Azhar Palembang saat ini menampung 300 siswa yang terdiri dari TK-SD dan SMP. Dimana, SD dari kelas 1-5, SMP kelas 7-8-9 dan SMP 10-11-12.

"Saat ini yang cukup tinggi peminatnya di TK dan SD. Dimana, kedua jenjang pendidikan tersebut membuat pihaknya kekurangan kelas. Contohnya saja SD kelas 1 ada dua kelas dan kelas 5 juga dua kelas," tuturnya.

Untuk memenuhi permintaan pendaftar yang cukup tinggi, yayasa  Darrulnur Al Mustofa yang bertanggung jawab dalam standar operasonal di Al Azhar Palembang, sedang memoersiapkan pembangunan gedung baru yang terletak di lokasi yang sama. Dimana, setelah ajaran baru sekitar bulan November akan dibangun gedung baru dengan lima lantai.

"Insha allah.swt, setelah ajaran baru ini kita mulai, awal November pembangunan gedung baru lima lantai akan kita mulai. Dimana, gedung tersebut akan difungsikan untuk menambah kelas. Dimana, kedepan sekolah Al Azhar Palembang akan mampu menampung 1.500 siswa demgan standar yang disesuaikan dengan sekolah Al Azhar Pusat," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Ishak Mekki merasa bangga dengan masuknya lembaga pendidikan dibawah naungan Al Azhar di Palembang. Karena, seperti yang diketahui, label Al Azhar merupakan lembaga pendidikan yang sudah cukup terkenal hingga ke mancanegara.

"Selain memberikan pendapatan bagi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Palembang, keberadaan sekolah Al Azhar akan memberikan dampak bagi perkembangan Sumer Daya Manusia (SDM) yang lebih berakhlak," jelasnya.

Ishak menerangkan, saat ini dirinya melihat sekolah Al Azhar akan mampu memberikan sarana pendidikan yang memiliki standar yang luar biasa. Apalagi sekolah tersebut diajar oleh tenaga-tenaga pendidik lulusan dari universitas ternama sampai lulusan dari luar negeri.

"Jadi kita tidak usah ragu memasukkan anak-anak kita ke sekolah Al Azhar. Karena sekolah ini merupakan sekolah rujukan, yang baik untuk perkembangan pendidikam agama anak," imbuhnya.

Sementara itu, Budiono MPd yang mewakili YPI Al Azhar Pusat menerangkan, sesuai dengan apa yang disampaikan Ketua Yayasan Al Azhar Palembang, umat Islam jika hanya bersatu tidak cukup agar kejayaan islam tercapai. Maka dari itu, butuh senergi semua pihak.

Seperti yang dilakukan antara YPI Al Azhar dan Darrulnur Al Mustofa, dengan mendirikan lembaga pendidikan YPI Al Azhar Palembang, untuk jenjang pendidikan TK-SD-SMP.

"Al Azhar bermitra dengan yayasan Darulnur Al Mustofa, membuat sekolah yang berstandar sama dengan yayasan pusat," jelasnya.

Meski menyerahkannya kepada Mitra-mitra, Al Azhar tetap melakukan maping-maping pretasi dipantau setiap tahun bagaiana peringatnya.

Dalam bermitra ada pembagian tugas yang sangat jelas, yaitu pusat menyiapkan kurikukum menajement pendidikan baik kepala sekolah sampai guru.

"Jadi untuk yayasan Darrulnur Al Mustofa, menyediakan fasilitas pemdidikan sesuai standar pusat. Jadi, kedepan untuk kualitas pendidikan termasuk standar manahement pendidikan dapat menanyakan ke direktrorat. Sedangkan untuk keuangan yang bertanggung jawab adalah mitra," ulasnya.

Budiono menerangkan, untuk infrastruktur harus memiliki standar yang sama demgan pusat, dimana mitra harus mengujuti standar dan kukaitas opersional sesuai dengan arahan pusat.

"Kita punya standar mulai dari cap sampai gedung. Alhamdulillah, saat ini permintaan masyarakat selalu tinggi, maka itu dibutuhkan sekolah yang punya daya saing tinggi. Mitra juga diminta selalu berinovasi dan meningkatkan kualitas, bukan mencari murid, tetapi harus menyaring murid berkualitas," tandasnya. [yip]




Baca juga:
UNTUK MELEWATI JEMBATAN INI, SIAPKAN MENTAL ANDA!


Komentar Pembaca






Berita Populer

PT SBA Minta Penerbit SK Palsu Pembangunan Hotel Ibis Harus Dipenjara
MTA Bukan Aliran Sesat
Kepala Rutan Punya Banyak Senjata, Tapi...