Komisi 1 Minta Kesra Pemkab Perbaiki Data Base Santunan Kematian

Politik  SENIN, 17 JULI 2017 , 11:30:00 WIB | LAPORAN: HAFIZ AL - FANGKY

Komisi 1 Minta Kesra Pemkab Perbaiki Data Base Santunan Kematian

Ketua Komisi I DPRD Muba, Yulisman SH/RMOLSUMSEL

RMOL.Banyaknya keluhan warga terutama dari golongan kurang mampu yang seharusnya mendapatkan santunan kematian dari Pemerintah Kabupaten Muba.

Namun masyarakat justru dibingungkan karena saat mengklaim santunan tersebut di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) nyatanya tidak terdaftar pada data base.

Mersepon adanya laporan serta keluhan yang juga datang ke Komisi I DPRD Muba membuat wakil rakyat yang bermitra dengan bagian Kesra angkat bicara.

“Ya, kami di Komisi I sudah mendengarkan kalau ada warga yang meninggal saat ingin klaim, namun data orang itu tergolong mampu, sehingga harus kecewa harapannya,” kata Ketua Komisi I DPRD Muba, Yulisman SH kepada RMOLSumsel, Senin (17/7).

Dikatakan politisi dari partai PAN ini, bagian Kesra merupakan mitra Komisi I DPRD Muba akan mempertanyakan kategori orang yang mampu atau tidak. Karena data yang dimiliki oleh Kesra seperti tidak real di lapangan atau valid.

“Faktanya, pada saat warga benar -benar kurang mampu, namun saat ingin mengklaim santunan kematian. Tidak bisa direalisasikan, karena data yang ada di Kesra merupakan warga tergolong mampu ini artinya ada kekeliruan data basenya," tegas Yulisman.

“Jelaskan bagaimana orang yang mampu, kemudian orang yang tidak mampu kategorinya juga bagaimana? Sehingga masyarakat tidak merasa kecewa," lanjutnya.

Komisi I DPRD Muba juga meminta kepada Bagian Kesra untuk melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat. Sehingga ke depan database masyarakat mampu atau tidak benar -benar valid dan real.

Dia menambahkan, pencairan diharapkan tidak melalui asuransi lagi, lebih baik seperti sebelumnya langsung bisa dicairkan ke BPKAD,”pungkasnya.[sri]















Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00