RMOLSUMSEL

Home     


ALEX SINDIR SOSIALISASI ASIAN GAMES KOMINFO "TERLAMBAT"
SENIN, 17 JULI 2017 , 11:20:00 WIB
LAPORAN: AAN WAHYUDI

RMOLSUMSEL
  

RMOL.Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI baru pertama kalinya menggelar sosialisasi event akbar Bangsa-Bangsa Asia pertama kalinya di luar DKI Jakarta, di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan,  kesepakatan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia  telah dilakukan 3 tahun lalu, di Inchion, Korea Selatan. Kesepakatan tersebut dilakukan tidak hanya oleh petinggi pemerintahan Indonesia, tetapi diikuti juga oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

"3 Tahun yang lalu saya menyepakati sebagai tuan rumah Asian games di Inchion. Seharusnya, sejak itu gebrakan mensosialisasikan (Asian Games 2018). Jadi, sekarang tinggal eksen di lapangan," tegasnya saat sosialisasi Asian Games 2018 di Graha Bina Praja Prov Sumsel, Senin (17/7).

"Kami (Sumsel) sudah lalukan itu sejak lama," katanya.

Dia menambahkan, barangkali banyak pihak yang tidak percaya melihat persiapan Sumsel tuan rumah Asian Games 2018. Kota Palembang dengan Jakabaring Sport City (JSC), telah mati-matian menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Disaat dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak mencukupi. Tapi,  Sumsel mempunyai kelebihan pengalaman, teruji, dan mempunyai motivasi paling kuat.

Pengalaman tersebut dibuktikan sejak berdirinya JSC, berbagai event olahraga tingkat nasional dan internasional pernah menggunakan fasilitas olahraga yang terintegrasi dalam satu kawasan tersebut. Seperti, SEA Games, Islamic Solidarity Games (ISG), dan event internasional lainnya.

"Tapi kami tidak usah dikhawatirkan, itu tanggungjawab saya. Insya Allah lebih baik dari Jakarta. Tapi ini satu kesatuan,, kalau di Palembang baik di Jakarta tidak, sama saja," ujarnya.

Saat ini, menurut Alex, untuk mensukseskan Asian Games 2018 tidak lagi melalui panel diskusi. Melainkan, action di lapangan, yang melibatkan seluruh daerah, bahkan hingga tingkat kelurahan.

"Kalau disini, saya jamin siap," tegasnya.

Bahkan, pihaknya menyakini siap merekrut 3 ribu voluntir, tapi pihaknya terkendala dengan pendanaan. Padahal, lanjut Alex, para voluntir harus mendapatkan pelatihan terlebih dahulu.

"Saya telah menginstruksikan Kab/kota membeli mobil SUV warna hitam, dengan menggunakan APBD. (SUV) itu nanti dipinjamkan selama 2 bulan, saat Asian Games dengan sopir, minyak dan lainnya di tanggung bupati/wali," ujarnya.

"Mohon maaf kalau ada yang tersinggung, kalau tidak seperti ini, pulang nanti sudah lupa," ungkapnya.

Direktur Kemitraan Komunikasi Kominfo, Dede Suryanandika mengatakan, sosialisasi Asian Games 2018 memang baru pertama kali disosialisasikan di luar daerah DKI Jakarta.

"Ini yang pertama di luar daerah, nanti juga akan ada di Bandung," ungkapnya.

Dia menjelaskan, sosialisaai Asian Games 2018 dilakukan agar promosi dan informasi lebih di dengarkan lagi, dan menjadi magnet perhatian indonesia di dunia.

"Ini perlu mendapatkan dukungan selurh masyarakat Indonesia. Jakarta tuan rumah utama, Palembang juga siap menggelar," paparnya.[sri]




Baca juga:
WAGUB PUKUL GENDANG DI BANYUASIN
HARGANAS, MENGINGATKAN KEMBALI ARTI PENTINGNYA KELUARGA
TARGET PEREKAMAN KTP-EL SELESAI AKHIR TAHUN
DODI: TUGAS PARPOL DUKUNG KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PEMERINTAH
TENTUKAN CAGUB, HANURA LIBATKAN DPC


Komentar Pembaca






Berita Populer

Balon Gubernur Dukung Pemuda Sumsel Kembangkan Ekonomi Kreatif
Mbak Rachma: Ngomong "Saya Pancasila" Tapi Kok Nggak Paham Artinya
PAN "Ditendang" dari Koalisi