RMOLSUMSEL

Home     


MENSOS PRIHATIN DENGAN PERNIKAHAN SLAMET-ROHAYA
MINGGU, 16 JULI 2017 , 13:35:00 WIB

SELAMET DAN ROHAYA/NET
  

RMOL. Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa prihatin dengan pernikahan beda usia pasangan Slamet Riyadi (16) dan Rohaya (71).

"Bukan karena perbedaan usia tetapi bahwa salah satu dari yang menikah itu (Slamet) ternyata masih usia anak," ujar Mensos dalam acara Halal Bihalal dan Peringatan Hari Anak Nasional 2017 oleh PP Muslimat NU, di kawasan Kalibata, Jakarta, Minggu (15/7).

Ia menyebutkan aturan tentang pernikahan sudah diatur dalam UU Nomor 1/1974 yang mana dalam ketentuan tersebut seorang laki-laki yang akan menikah harus berusia minimal 19 tahun.

"Nah ternyata si Slamet ini usianya masih 16 tahun," sesal Mensos.

Ia kemudian mengutus Satuan Bakti Pekerja Sosial (Saktipeksos) untuk mengunjungi pasangan tersebut. Ia ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dari pernikahan yang informasinya ia terima dari sosial media.

"Saya mendapatkan copy dari pernyataan apakah dari Pak Urip (kakak nenek Rohaya) atau dari Slamet sendiri yang sudah menyatakan bahwa mereka memang sudah menikah di bawah tangan," jelasnya.

Mensos juga meminta tim Saktipeksos untuk memberikan arahan pada Slamet untuk mau melanjutkan kembali pendidikannya yang terputus.

"Tetap dari Tim Saktipeksos Kementerian Sosial meminta Slamet supaya dia mau mengikuti kejar paket dan setelah itu tetap mau sekolah," tukas ketua umum PP Muslimat NU. [rus]


Baca juga:
WAKIL KETUA KPK BENARKAN AKAN ADA TERSANGKA E-KTP BARU DARI ANGGOTA DPR
TEKAIT DUGAAN KORUPSI GEDUNG SCC KOMISI III AKAN PANGGIL OPD PERKIM
PEMERINTAH JOKOWI MAKIN OTORITER, JIMLY: KAN CUMA LIMA TAHUNAN
TJAHJO JELASKAN ASAS CONTRARIUS ACTUS DAN LANGKAH PEMERINTAH SETELAH PERPPU
PPP ROMY SESAT, MENGAKU MENANG PADAHAL PUTUSAN PK BELUM KELUAR


Komentar Pembaca






Berita Populer

Disomasi Posbakum PN Baturaja, Jawaban Kepala Unit Pasar Ini Bikin Dongkol
PT SBA Minta Penerbit SK Palsu Pembangunan Hotel Ibis Harus Dipenjara
Ngambil Agunan di Bank Harus Bayar Rp 5 Juta, Kok Gitu!