RMOLSUMSEL

Home     


PERUSAHAAN BERPAGAR SENG INI BIKIN BUPATI PENASARAN, SELANJUTNYA..
SABTU, 15 JULI 2017 , 12:40:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

PERUSAHAAN YANG TAK MILIKI IZIN OPERASIONAL DIPAGAR SENG BUPATI/RMOLSUMSEL
  

RMOL. Pihak manajeman PT Panen Giat Mandiri, perusahaan yang bergerak di bidang agen makanan dan minuman ringan yang berada di Jalan lintas Baturaja - Palembang Desa Terusan Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tiba - tiba dikagetkan dengan kedatangan Bupati H Kuryana Azis.

Orang nomor satu di Bumi Sebimbing Sekundang ini sengaja menyambangi perusahaan tersebut, mengingat sudah lebih 6 tahun beroperasi tapi tak memiliki plang perusahaan. Selain itu juga dipagar keliling dengan menggunakan seng setinggi 2 meter.

"Ini gudang apa kantor, mana plang perusahaan, dan kenapa dipagar dengan seng," tanya Bupati OKU Drs H Kuryana Azis yang didampingi Kades Terusan Tugino kepada Karyawannya kemarin.

Tak panjang basa - basi Bupati langsung perintahkan untuk segera membongkar pagar seng tersebut, dan memasang plang perusahaan agar masyarakat tahu, apa aktifitas di dalamnya dan tidak menimbulkan kecurigaan.

"Diberi tempo satu bulan, kalau tidak dibongkar, maka pagar seng tersebut akan dibongkar paksa," tegas Bupati.

Hal ini ditegaskan Kuryana, mengingat maraknya isu aksi teror yang saat ini merebak di berbagai daerah. Di kesempatan itu juga, Bupati sangat menyesalkan tidak ada laporan ke Pemerintah Desa setempat.

"Kan lucu pihak perusahaan tidak kenal dengan Kades dimana mereka beroperasi," sesal Kuryana.

Kades Terusan Tugino, mengaku bahwa pihak perusahaan tersebut belum pernah sama sekali melaporkan kegiatan apa yang mereka lakukan semenjak dia menjabat.

"Semenjak saya dilantik menjadi Kades, belum pernah pihak perusahaan tersebut datang ke pemerintah desa, baik itu silahturahmi, maupun melaporkan secara dinas ke desa," imbuh Tugino.

Sementara itu, Hendri pihak perwakilan manajeman perusahaan yang bergerak di bidang agen makanan dan minuman ringan PT Panen Giat Mandiri mengaku akan segera menyampaikan hal tersebut ke pimpinan.

"Hari ini juga akan kita laporkan ke pimpinan, dan minta petunjuk  langkah apa yang harus di lakukan," kata Hendri.

Selanjutnya terkait laporan ke pemerintah desa diakuinya memang semenjak dilantiknya Kades terpilih belum pernah melaporkan kegiatan perusahaan ke pemerintah desa.

"Kalau dengan Kades baru memang belum lapor, tapi kami semenjak berdiri awalnya selalu berurusan dengan kades sebelumnya," jelas Hendri.

Masih kata Hendri, sehubungan pihak perusahaan saat ini sedang mengalami pailit, belum tahu langkah apa yang harus dilakukan.

"Semuanya akan kita koordinasikan ke pimpinan sekaligus pemilik perusahaan, karena kita sudah bangkrut dan perusahaan ini akan kita jual, kalau dalam satu bulan kedepan belum terjual dan berpindah tangan, maka kita akan bongkar pagar tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak desa," pungkasnya.[sri]


Baca juga:
PUSAT PERBELANJAAN DI OKU JUAL BERAS BERKUTU
NENEK ROHAYA KELELAHAN
USAI SYUTING, NENEK ROHAYA BEROBAT DI PRABUMULIH
TOLAK PUTUSAN BEBAS BANDAR NARKOBA, KEJARI OKU KASASI KE MA
BEBASKAN BANDAR NARKOBA, KETUA PN BATURAJA SLOW AJA..


Komentar Pembaca






Berita Populer

Hendri: DPD Akan Perjuangkan Keinginan Masyarakat Lahat
Full Day School, Siswa jadi Korban Beban Jam Kerja Guru?
Putusan PK Perkuat Posisi PPP Djan Faridz