RMOLSUMSEL

Home     


JOKOWI: TIDAK ADA RESHUFFLE MINGGU INI
KAMIS, 13 JULI 2017 , 22:30:00 WIB

  

RMOL. Presiden Joko Widodo bersuara tentang rencana reshuffle kabinet yang gencar diberitakan media massa.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, mantan Walikota Solo itu menegaskan, tidak ada reshuffle baik hari ini maupun pekan ini.

"Enggak ada reshuffle hari ini, enggak ada, minggu ini juga enggak ada," kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meninjau Perumahan Pesona Bukit, di Batuampar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis siang (13/7).

Wartawan terus bertanya soal kemungkinan perombakan kabinet tahun ini. Presiden tidak menjawab tegas.

"Tadi sudah saya bilang hari ini tidak ada reshuffle, minggu ini tidak ada reshuffle," tegasnya.

Tiga hari terakhir, kabar akan ada reshuffle menguat. Bahkan ada informasi menyebutkan surat keputusan presiden tentang pergantian menteri sudah siap dan tinggal ditandatangani Jokowi. Juga disebutkan Jokowi sedang melakukan pembicaraan finalisasi dengan Wapres Jusuf Kalla.

Sejumlah nama menteri diprediksi bakal kena perombakan, antara lain Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri BUMN, Rini Soemarno; dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofjan Djalil.

Nama-nama yang kuat menjadi kandidat menteri baru adalah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad; politisi PDI Perjuangan, Aria Bima; dan ekonom senior, Rizal Ramli.

Informasi lain mengatakan, Ignasius Jonan akan menempati pos baru yakni Menteri Negara BUMN menggantikan Rini Soemarno. Dengan demikian Achandra Thahar yang kini adalah Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan naik pangkat menggantikan Jonan. [ald]


Baca juga:
KABAR RINI SOEMARNO TERGUSUR MENGUAT
RESHUFFLE TERTUNDA, SUSI PUDJIASTUTI HAMPIR PASTI TERSINGKIR?
PEMBUBARAN HTI LAMBAN, PRESIDEN BISA AMBIL LANGKAH TEGAS
GATOT BISA MENENGGELAMKAN FIGUR JOKOWI
HENTIKAN KASUS KAESANG, POLRI TIDAK PROFESIONAL DAN TAKUT PADA ANAK PRESIDEN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Mengapa Tiada Maaf Mega Bagi SBY?
Full Day School, Siswa jadi Korban Beban Jam Kerja Guru?
Putusan PK Perkuat Posisi PPP Djan Faridz