RMOLSUMSEL

Home     


BEGINI CARA JADI PETANI CERDAS VERSI PAK BUPATI
KAMIS, 13 JULI 2017 , 15:15:00 WIB
LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

BUPATI LAHAT, SAIFUDIN ASWARO RIVA'I MENYERAHKAN BANTUAN PERALATAN KEPADA PERTANI MELALUI GAPOKTAN./RMOLSUMSEL
  

RMOL. Para petani di Kabupaten Lahat diajari cara bertani dengan peralatan modern sehingga mendapatkan hasil pertanian yang memuaskan dan menjadi petani cerdas.

Salah satu caranya dengan membantu peralatan pertanian sehingga petani dapat menggarap lahan pertanian dengan hasil yang memuaskan.

Sebanyak 107 unit alat pertanian diberikan kepada petani untuk menggarap lahannya. Bantuan peralatan pertanian itu diberikan Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva'i melalui kelompok tani (koptan), Selasa (11/7) di halaman Kantor Dinas Pertanian setempat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, Agustia Budiman mengutarakan, bantuan yang diberikan berupa 50 unit hand tractor, 18 buah pompa air, 35 unit hand sprayer, 3 unit  rice transplanter, dan 1 unit cultivator.

"Semua bantuan berasal dari APBN yang disalurkan berupa barang," terangnya.
Sementara itu, perwakilan Koptan, Ujang menyebutkan, para petani sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan kepada mereka,, serta agar meminta pemerintah terus memberikan pembinaan.

Sementara itu, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva'i mengajak para petani, agar benar-benar menjadi sorang petani yang cerdas dan petani harus bangga dengan profesinya  agar bisa menghasilkan hasil yang bermanfaat untuk orang banyak.

"Petani punya tanah dua hektar yang bisa menghasilkan dan hasilnya bisa membeli tanah di kota,  sedangkan orang di kota cuma punya tanah 20 x10 meter saja, tidak menghasilkan hektaran sawah," kata Aswari  memberikan motivasi bagi para petani itu.

Aswari mengungkapkan, bantuan berupa alat pertanian, bibit dan pupuk yang diberikan kepada petani adalah dari dana APBN berupa barang artinya ini bukti salah satu cinta negara kepada petani.

"Petani harus membalasnya dengan meningkatkan hasil pertanian dan menjaga alat ini seperti milik sendiri," pesan Aswari. [sri]


Baca juga:
PETANI TEBU DAN PRODUKSI GULA NASIONAL TERANCAM
PEREKONOMIAN INDONESIA DIBANGUN LEWAT KOPERASI PRODUKSI
PKB MASUK PANSUS KALAU KPK PERLU BANTUAN
ALHAMDULILLAH USAI RAMADHAN INI, NILAI TUKAR PETANI MENINGKAT
BAGINDO: KENAIKAN DANA PARPOL BELUM PERLU


Komentar Pembaca






Berita Populer

Harno: Bank Palembang Harus Seperti Bank SumselBabel
Barang Zaskia Mecca dan Herfiza Novianti Ada di Sini Loh...
Sidak Stok Ketersediaan Sembako, Bupati OKU Marah Besar!