RMOLSUMSEL

Home     


WASPADALAH, MEDITASI BISA MENYEBABKAN PERASAAN NEGATIF
RABU, 12 JULI 2017 , 16:59:00 WIB

  

RMOL. Meditasi sudah banyak dipuji oleh pakar kesehatan sebagai cara untuk mengurangi stres, meningkatkan kesadaran diri dan mendorong gaya hidup sehat.

Namun faktanya, sebuah studi baru menemukan praktik tersebut justru bisa menyebabkan perasaan negatif bagi beberapa orang.

Penelitian yang dilakukan Universitas Brown yang mewawancarai hampir 100 meditator dan guru meditasi, mengungkapkan efek samping yang sering dilaporkan, termasuk hipersensitivitas terhadap cahaya atau suara.

Insomnia dan gerakan tubuh disengaja juga dilaporkan, selain perasaan takut, cemas dan panik.

"Kami tidak mencoba menakut-nakuti orang yang ingin mencoba meditasi," kata visiting assistant professor at Brown’s Cogut Center for the Humanities and co-lead researcher of the study, Jared Lindah seperti diberitakan dari Today.

"Dengan begitu banyak jenis meditasi, guru dan aplikasi, orang-orang yang ingin bermeditasi perlu memahami tujuan mereka dan menemukan guru atau bentuk yang sesuai dengan apa yang mereka cari," tambah Lindahl.

Durasi efek negatif, seperti insomnia atau hilangnya emosi bervariasi antara setiap orang, dari beberapa hari hingga lebih dari satu dekade, menurut penelitian yang dipublikasikan pada jurnal sains Plos One.

Penting untuk dicatat bahwa peneliti mencari meditator dan guru yang memiliki pengalaman menantang karena tidak banyak penelitian tentang masalah ini.

Selama proses lima tahun mereka, peneliti berbicara dengan para praktisi dari tiga jenis meditasi utama, yakni Theravada, Zen dan Tibet.

Willoughby Britton, peneliti lainnya, menjelaskan tujuan penelitian ini bukan untuk menentukan tingkat pengalaman negatif, namun juga mendokumentasikannya dan menemukan faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi.

Ilmu di balik meditasi masih dalam tahap awal. Penelitian sebelumnya telah menemukan meditasi yang berfokus pada pernapasan, bisa mengurangi rasa sakit.

Beberapa jenis meditasi, dikombinasikan dengan olahraga juga bisa meredakan gejala depresi.

Salon Salzberg, seorang guru meditasi dan salah satu pendiri Society Meditasi Insight di Barre, Massachusetts, mengakui bahwa pengalaman tak terduga atau tidak nyaman kadang-kadang memang bisa muncul. [jpnn/ida]


Baca juga:


Komentar Pembaca






Berita Populer

Demokrat Serahkan SK Dukungan Untuk Harnojoyo-Fitri
Kasihan! Titiek Soeharto Hanya Dijadikan Korban Permainan Politik...
Lama Menunggu, Massa Demokrat Tinggalkan Alun-alun Utara