RMOLSUMSEL

Home     


DISHUB UJI COBA PARKIR METER ONLINE DI KAWASAN ATMO
SELASA, 11 JULI 2017 , 17:03:00 WIB
LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

RMOLSUMSEL
  

RMOL. Dalam rangka menertibkan juru parkir liar dan penataan parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang mulai hari ini, Selasa (11/7/17) menerapkan parkir meter berbasis online yang dikelola pihak ketiga.

Dimana, uji coba penerapan parkir online ini, dilakukan PT Tekno Parkir bersama Dishub di kawasan jalan Kolonel Atmo Palembang, dengan menurunkan 40 juru parkir yang sudah diberikan pelatihan.

Kepada RMOLSumsel, Kepala Dishub, Kurniawan menerangkan, uji coba sistem parkir meter berbasis online yang dilaksanakan hari ini di kawasan jalan Kolonel Atmo Palembang, merupakan sistem pembayaran parkir dengan memanfaatkan teknologi dan seminimal mungkin pembayaran cash.

"Jadi kedepan pengelolaan parkir ini kita serahkan ke pihak ketiga, yang saat ini ini sudah mengembangkan sistem aplikasi sistem parkir berbasis online," jelasnya.

Penerapan sistem parkir online yang dikembangkan PT Tekno Optima Perkasa, selaku pengelola saat ini, merupakan sistem online yang tidak hanya dilakukan untuk sistem pembayaran. Tetapi, sistem online ini akan lebih transparant dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.

"Jadi sistem online ini nantinya mampu diakses oleh Pemkot Palembang. Sehingga Walikota sendiri nanti dapat mengetahui besaran retribusi parkir yang masuk," terangnya.

Jadi penerapan parkir online ini, akan mampu memberikan kontirbusi PAD Kota Palembang, dimana semua sistem akan real dapat dilihat oleh semua pihak termasuk masyarakat.

Terus yang kedua, penerapan parkir online ini juga dilakukan untuk menertibkan juru parkir liar yang selama ini retirbusi parkirnya banyak tidak masuk ke kas daerah.

Melalui pihak ketiga, jukir yang bergabung akan diberikan sistem gaji dan mendaoat jaminan kesehatan dan asusransi ketenagakerjaan dari BPJS.

"Tadi kita sudah tertibkan jukir liar yang menolak untuk mengikuti sistem ini. Karena, sebagian dari mereka lebih suka sistem lama. Tidak hanya itu, kita juga laporkan ada jukir yang mencoba mengancam ke pihak Kepolisian," tandasnya. [rhd]


Baca juga:
KISRUH HOTEL IBIS PALEMBANG DISERAHKAN KE DEWAN
LEGISLATOR SUMSEL RESPON KELUHAN JALAN RUSAK DI OI
RESMIKAN RUMAH PERJUANGAN
FORUM SILATUSALAMA DIMINTA DUKUNG PEMBANGUNAN SUMSEL
WAGUB SAMPAIKAN JAWABAN PEMANDANGAN UMUM FRAKSI DPRD


Komentar Pembaca






Berita Populer

Camat Sukarami Coba Ubah Wilayahnya Dari Prostitusi Menjadi Pesantren yang Asri
IT I Pertahankan Rangking Realisasi PBB, Kemuning Merosot Ke Urutan 6
Ribuan Barisan Muda se-Sumsel Gotong Royong Bersama Harnojoyo