Bawa Sabu 3 Kg, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

Laporan: Rahmad Sandi

Kriminal  SENIN, 19 JUNI 2017 , 23:57:00 WIB

Bawa Sabu 3 Kg, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

Amankan Sabu Seberat 3 Kg/RMOLSUMSEL/Rahmad Sandi

RMOL. Seakan tak ada kapoknya, kali ini Satuan Reskrim Narkoba kembali gagalkan 3 Kg Sabu asal Aceh yang akan beredar di Kota Palembang, Jum'at (16/6) pukul 20:00 WIB. Dijalan Kol. H. Burlian Kecamatan Sukarami Kelurahan Sukarami Palembang tepatnya depan RM Pindang Umak.

Belum lama ini, Satres Narkoba Polresta Palembang juga berhasil menggagalkan Narkoba Jenis Pil Ekstasi sebanyak 2000 Butir kepemilikan tersangka Katim (46)

Sabu seberat 3 kg yang diamankan petugas, berhasil diamankan dari tiga tersangka yakni Zulfuadi (30) Dusun Lhok Lahuda Kelurahan Lhok Jok Kecamatan Kuta Makmur Aceh, Hendri Fitria (37) warga jalan Pemuda Gang Bukit Batu Kelurahan Sima Kecamatab Dumai Barat Riau dan Tengku Said Abduk Latif (34) Jalan Nangka RT 006 Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota Riau.

Saat akan ditangkap petugas, pelaku berusaha kabur dari sergapan petugas. Tembak peringatan pun diberikan kepada para pelaku dan dengan terpaksa petugas pun memberikan tindakan tegas dengan menghadiahi satu pelaku dengan timah panas.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, Tertangkapnya para pelaku berkat adanya laporan dari masyarakat akan adanya transaksi narkoba. Satres Narkoba Polresta Palembang langsung menindaknya dan berhasil menggagalkan transaksi tersebut. “ petugas Satres Narkoba Polresta Palembang berhasil mengamankan tiga tersangka yang kedapatan membawa sabu seberat 3 kg,” ujar Kapolres saat gelar perkara, Senin (19/6) sore.

Lanjutnya, Pelaku yang diamankan dua diantara berasal dari Riau dan satunya Asal Aceh, Barang bukti yang diamankan terdiri 3 Paket masing-masing beratnya 1 Kg, selain mengamankan sabu seberat 3 kg. Petugas juga mengamankan satu buah tas warna hitam yang bertulisan Al Ikhsan untuk membawa sabu, satu unit mobil Daihatsu Xenia Warna Silver Metalik Plat BM 1664 PB, satu buah STNK atas nama Parlang, satu buah paspor atas nama Zulfuadi dan empat buah Handphone (HP), yang terdiri dari tiga buah merk samsung, satu buah merk Nokia.

Dengan maraknya peredaran Narkoba yang akan beroperasi di wilayah Palembang, ia mengatakan kepada awak media kalau pihaknya sering melakukan razia agar tidak ada narkoba yang masuk melintas atar provinsi.

"Kita sering melakukan razia untuk mencegah masuknya narkoba yang melintas dari jalur darat," terangnya.

Wahyu menegaskan, saat ini para tersangka ini sudah mendekam disela tahanan sementara Polresta Palembang. “Atas ulahnya tersangka ini akan kita kenakan dengan Undang �" undang (UU) Tentang Narkotika No 35 tahun 2009 pasal 114,112 dan 132 dengan hukuman mati atau penjara diatas 20 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu tersangka (Zulfadi) mengungkapkan, ia baru satu kali ini mengantar Narkoba ke Palembang dan mendapar upah 20 Juta Rupiah. "Baru satu kali ini pak saya dikasih uang 20 Juta," katanya.[rik]

Komentar Pembaca
Anies Pencitraan Pakai Becak

Anies Pencitraan Pakai Becak

RABU, 17 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ini Alasan Airlangga Dipertahankan

Ini Alasan Airlangga Dipertahankan

RABU, 17 JANUARI 2018 , 17:00:00

Wiranto: Teruskan Pak OSO!

Wiranto: Teruskan Pak OSO!

RABU, 17 JANUARI 2018 , 15:00:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00

Didampingi Ayah

Didampingi Ayah

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 10:17:00

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 16:30:00