RMOLSUMSEL

Home     


SEBAR HOAX, JAKSA AGUNG DIKECAM
SABTU, 17 JUNI 2017 , 17:19:00 WIB

JAKSA AGUNG H M PRASETYO/NET
  

RMOL. Pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebut Bos MNC Group, yang juga Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesudibjo telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri mendapat kecaman berbagai pihak.

Jaksa Agung dianggap telah menyebarkan fitnah dengan mengeluarkan statement yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Jaksa Agung tidak sepantasnya membuat penyataan yang merugikan pihak lain. Apalagi penyataan yang dia lontarkan merupakan sebuah fitnah," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sumatera Selatan (Sumsel) Febuar Rahman, Sabtu (17/6).

Pria yang berprofesi sebagai Advokat itu berharap, agar kabar hoax yang dilontarkan Jaksa Agung mendapat perhatian serius Komisi Kejaksaan. Apalagi pernyataan Jaksa Agung dapat membuat persepsi masyarakat terhadap Hary Tanoe menjadi negatif.

"Komisi Kejaksaan kami hadap pro aktif dalam menyikapi Jaksa Agung yang membuat statment ngawur. Karena pernyataan itu jelas-jelas merugikan bapak Hary Tanoe," tegasnya.

Pernyataan HM Prasetyo sebelumnya telah dibantah Mabes Polri. Hal ini disampaikan Kuntum Khairu Basa, Staf Khusus Ketua Umum Partai Perindo, kemarin.

"Tuduhan Jaksa Agung merupakan tindakan gegabah. Sebab, menurut Bareskrim, Pak Hary Tanoe hingga kini masih menyandang status saksi. Pernyataan demikian, tak pantas dilontarkan Jaksa Agung yang menyebar kabar hoax," tegasnya.

Kuntum menilai pernyataan ngawur tersebut semakin membuat independensi Jaksa Agung digugat banyak pihak. Latar belakangnya sebagai kader Partai Nasdem membuat sejumlah keputusannya diduga kental bernuansa politis.

"Indonesia adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan yang mempergunakan hukum sebagai instrumen kekuasaan," jelas Kuntum.

Sebelumnya Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku mendengar kabar bahwa Hary Tanoe sudah menjadi tersangka perkara dugaan SMS bernada ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

"Terlapornya tersangkalah ya, sekarang sudah tersangka. Saya dengar sudah tersangka," kata Prasetyo.

Namun, pihak Mabes Polri menepis pernyataan Jaksa Agung tersebut. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul menegaskan kasus tersebut masih di tingkat penyelidikan, sehingga belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam proses penyelidikan ini penyidik mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari saksi," demikian Martinus.[sri]



Baca juga:
PERNYATAANYA DIBANTAH MABES POLRI, JAKSA AGUNG TAK PANTAS SEBAR HOAX
KUASA HUKUM NOFIADI NYATAKAN KEBERATAN
PILEG 2019, PERINDO INCAR KURSI PIMPINAN
JARING CALEG, PERINDO BUKA PENDAFTARAN ONLINE
JAKSA AGUNG: KPK HARUS SERING NANGKAP LAGI


Komentar Pembaca






Berita Populer

Hendri: DPD Akan Perjuangkan Keinginan Masyarakat Lahat
Full Day School, Siswa jadi Korban Beban Jam Kerja Guru?
Putusan PK Perkuat Posisi PPP Djan Faridz