Kemenkominfo Akan Blokir Situs Gerilyapolitik

Hukum  RABU, 31 MEI 2017 , 17:40:00 WIB

Kemenkominfo Akan Blokir Situs Gerilyapolitik

Foto/Net

RMOL. Tim pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, melaporkan situs gerilyapolitik ke Dewan Pers dan meminta pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

"Dewan Pers telah mengeluarkan surat dan ditujukan kepada tim advokasi dan pengamanan Anies-Sandi bahwa gerilyapolitik (dot) com, terkonfirmasi bukan lembaga pers," kata Jurubicara Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak, seperti diberitakan RMOL (Induk RMOLSumsel), Rabu (31/5).

Situs tersebut, kata Naufal, kerap kali menerbitkan berita sepihak dan tidak berimbang.

"Tidak melakukan uji informasi, mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi sehingga tidak sesuai dengan pasal 1 dan pasal 3 kode etik jurnalistik," ujar Naufal.

Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan penyidik dari Kemenkominfo.

"Sudah ada tanggapan setelah surat kopinya kita berikan, Kominfo akan menindaklajuti dengan pemblokiran. Kita akan lihat apakah pemblokiran memang benar akan terjadi," pungkas Naufal.[rik]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00