RMOLSUMSEL

Home     


PEDAGANG PASAR PUCUK TOLAK DITERTIBKAN
PASUKAN GABUNGAN PEMKAB OKU "DILEMA"
SABTU, 20 MEI 2017 , 09:58:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

BERJUALAN DIBADAN JALAN/RMOLSUMSEL/M WIWIN
  

RMOL. Mendapat penolakan atas penertiban di Pasar Pucuk di Jalan Warsito oleh pedagang membuat Petugas Gabungan dari Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tak dapat berbuat banyak.

"Ini dilema bagi kami, padahal pak Bupati sudah memerintahkan untuk menjaga kenyamanan pasar ini," kata Kasat Pol PP Agus salim didampingi Kasi Trantib, Anton.

Dikatakan Anton, pihaknya telah mengupayakan semaksimal mungkin agar pedagang tidak berjualan di jalan Warsito, namun jika di lapangan sudah demikian lanjut Anton pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

"Kalau mereka tidak bayar tempat mungkin bisa langsung kita tindak," ujarnya.

Anton mengatakan pihaknya akan melaporkan hal ini kepada atasan dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Yang jelas kami akan menyampaikan hal ini ke Pak Bupati agar beliau tahu apa yang terjadi di lapangan dan pimpinan kami juga tahu bahwa hambatan kami dalam melaksanakan tugas di lapangan," tukasnya

Sampai saat ini, belum ada keterangan dari Pihak Unit Pasar Atas perihal tersebut.

Diberitakan sebelumnya, penolakan yang datang dari pedagang terkait mereka telah membayar lapak tempat berdagang yang nota bene berada di badan jalan tersebut.

Makanya pedagang yang berjualan ikan ini terlihat "cuek" bahkan tetap melanjutkan aktifitasnya. Setelah dibujuk dan diselidiki petugas Sat Pol PP, pedagang tersebut mengaku berjualan di bahu jalan Warsito karena sudah membayar retribusi sebesar Rp4000 rupiah perhari kepada oknum petugas Pasar Pucuk.

"Yo pak dari pagi kami jualan di sini (bahu jalan,red) dan ado petugas yang nagih ke kami untuk bayar retribusi, makonyo kami berani bejualan disini," ungkap pedagang.[rik]


Baca juga:
PEDAGANG JUALAN DI JALAN BAYAR, PETUGAS GABUNGAN OKU "MANYUN"
KELUARGA DUGA CRIS CORNELL BUNUH DIRI AKIBAT..
BANGUN SEKAT KANAL ANTISIPASI KARHUTLA
POLISI KESULITAN CARI ALAT BUKTI KASUS NOVEL
JOKOWI HARUS PERINTAHKAN KAPOLRI STOP MENARGET RIZIEQ


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

PT Pertamina EP Asset 2 Bagikan Sembako kepada Anak Yatim
Pertamina Bantu Pembangunan Venue Bowling Rp 42 Milyar
Agar Hasil Belajar Teruji, Lembaga Kursus Harus Terakreditasi