RMOLSUMSEL

Home     


MAU JADI CAWAKO INDEPENDEN, KUMPULKAN 26 RIBU KTP
JUM'AT, 19 MEI 2017 , 16:11:00 WIB
LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

KETUA KPU LAHAT SYAMSULRIZAL NUSIR/RMOLSUMSEL-ASA
  

RMOL. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat Syamsulrizal Nusir mengingatkan,  bakal calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen atau perseorangan. Mereka tidak boleh menggunakan fotocopy KTP Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk dukungan menjadi peserta pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Tahun 2018.

"Karena, dukungan menggunakan fotocopy PNS tidak sah," katanya kepada Kantor Berita RMOL Sumsel, Jum'at (19/5).

Syamsulrizal mengemukakan, bukan hanya tidak boleh menggunakan fotocopy pegawai negeri saja, tetapi juga KTP milik anggota TNI/Polri.

"Pegawai negeri posisinya netral sehingga tidak boleh berpihak atau mendukung calon tertentu, makanya  dukungan bagi calon jalur perseorangan atau independen tidak boleh menggunakan fotocopy KTP pegawai negeri," urai Dia.

Syamsulrizal mengemukakan, jika nantinya ada calon dari jalur perseorangan atau independen, maka pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap fotocopy KTP dukungan bagi calon independen bersangkutan.

Dikemukakan Syamsul, calon independen harus memiliki dukungan minimal 26 ribu fotocopy KTP agar dapat lolos menjadi peserta pemilukada. Dan, dukungan itu harus tersebar minimal 50 persen kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat.

Dia menambahkan, calon independen harus lebih dulu mendaftar dibanding calon yang diusung parpol, karena dukungannya harus diverifikasi terlebih dulu.

"Kami masih menunggu jadwal tahapan pemilukada serentak, tetapi calon independen memang lebih dulu mendaftar dibanding calon dukungan parpol," katanya. [ida]


Baca juga:


Komentar Pembaca






Berita Populer

Rakerda PAN Kacau, Herman Deru 'Balik Belakang'
Ketua PAN Didesak Mundur, Eko: Legowolah, Itu Lebih Terhormat!
Bertekad Menang Besar Pilkada 2018, Demokrat Ajukan Nama-nama Beken