Presiden Petahana Melawan Penantang Garis Keras di Pilpres

Politik  JUM'AT, 19 MEI 2017 , 13:48:00 WIB

Presiden Petahana Melawan Penantang Garis Keras di Pilpres

Presiden Hassan Rouhani/NET

RMOL.Warga Iran hari ini melaksanakan pemilihan presiden. Kandidat petahana Presiden Hassan Rouhani berhadapan dengan penantangnya, Ebrahim Raisi, yang berasal dari kelompok garis keras. Antrean panjang terpantau di tempat-tempat pemungutan suara (TPS).Sekitar 56 juta orang dari total 80 juta penduduk Iran memiliki hak suara.

"Semua orang seharusnya memilih dalam pemilu yang penting ini ... memilih pada jam-jam awal," imbau Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah menggunakan hak suaranya di Teheran, seperti dilansir Reuters, Jumat (19/5).

"Nasib negara ini ditentukan oleh rakyatnya," imbuh Khamenei.

Rouhani (68) dan Raisi (56) yang mantan hakim saling melempar tudingan korupsi dengan kasar dalam debat langsung di televisi setempat beberapa waktu lalu. Keduanya sama-sama membantah tudingan itu.

"Mulai dari Garda Revolusioner hingga para imam Salat Jumat, aliran garis keras, elite pemerintahan yang tidak terpilih, semua mendukung Raisi," tutur seorang mantan pejabat senior Iran.

"Tapi ini keputusan yang berisiko. Ini mungkin bisa memicu aksi protes seperti yang terjadi tahun 2009, karena masyarakat yang berbeda jalan, menginginkan evolusi dalam elite pemerintahan, bersatu melawan Raisi," imbuhnya.

Rohani telah memperingatkan Garda Revolusioner Iran, yang diyakini mendukung Raisi, untuk tidak mencampuri pemilu. Tahun 2009 lalu, Garda Revolusioner dan milisi Basij dicurigai merekayasa hasil pemilu demi menguntungkan Mahmoud Ahmadinejad, hingga memicu protes besar-besaran selama 8 bulan. Saat itu, puluhan orang tewas dan ratusan lainnya ditangkap.

Sekitar 350 ribu personel keamanan dikerahkan untuk mengawal jalannya pemilu.[sri]



Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00