RMOLSUMSEL

Home     


DEWAN ANCAM STOP ANGKUTAN BATUBARA JALUR AIR DAN DARAT
RABU, 17 MEI 2017 , 18:10:00 WIB
LAPORAN: SUHARDI

KOMISI IV DPRD SUMSEL MENINJAU LOKASI JEMBATAN AMPERA YANG DITABRAK TONGKANG BATUBARA/RMOLSUMSEL
  

RMOL. Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) mengancam akan menyetop angkutan batubara baik dari jalur darat maupun dari jalur air di perairan Sungai Musi. Hal ini menyusul adanya peristiwa sebuah kapal tongkang bermuatan batubara yang menabrak tiang jembatan Ampera, pada Rabu siang (17/5).

Peristiwa tertabraknya jembatan Ampera ini langsung menjadi sorotan Komisi IV. Usai rapat paripurna, rombongan Komisi IV yang diketuai Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati dan turut dalam rombongan Anggota Komisi IV lainnya, Rusdi Tahar, Efran Efendi, Didi Epriadi, Asgianto, Nurwati Wahab langsung meninjau lokasi Jembatan Ampera.

"Yang jelas pengangkutan khusus batubara, provinsi Sumsel telah mengeluaran perda nomor 5 tahun 2011, yang paling krusial  angkutan batubara harus ada jalan khusus. Jangan diartikan jalan khusus itu di darat, artinya untuk di perairan juga harus memenuhi persyaratan yang telah diatur dalam undang-undang," kata Anita saat meninjau lokasi Jembatan Ampera yang ditabrak kapal tongkang.

Dilanjutkan, dalam aturan juga dijelaskan mengenai tonase yaitu harus rata air. "Muatan tidak boleh melebihi dari  batas yang telah ditentukan karena kalau melebihi kapasitas, tanpa diukur pun akan akan mengganggu perjalanan, apalagi ini yang tertabrak ikon kebanggaan Sumsel," sesal Anita.

Untuk itu dia, Komisi IV akan meminta kepada Gubernur Sumsel untuk mengevaluasi angkutan laut ataupun air yang mengangkut batubara agar distop sebelum adanya jalur khusus batubara.  Pihaknya tak ingin kejadian serupa terulang dan akan mengganggu jalannya Asian Games 2018.

"Kalau kekuatan jembatan ini goyang kita takutnya akan dipermalukan karena Sumsel tuan rumah Asian Games, akan banyak tamu dari negara lain. Tadi saksi mata melihat ada juga buktinya tongkang itu dikaitkan di Jembatan Ampera untuk diluruskan, ini jelas sekali sangat menggangu daya tahan jembatan. Jadi Komisi IV minta angkutan batubara dievaluasi kalau perlu diberhentikan sementara, sebelum ada komitmen baru sesuai perda," tegasmya.[sri]


Baca juga:
GUBERNUR SAMPAIKAN PENJELASAN 2 RAPERDA PENGEMBANGAN BUMD
USAI PARIPURNA, DEWAN LANGSUNG TINJAU JEMBATAN AMPERA
BIAR KAPOK, GUBERNUR MINTA MAHALKAN DENDANYA
TONGKANG BATUBARA KEMBALI HANTAM TIANG AMPERA
DEWAN USULKAN OPERASI PASAR JELANG BULAN PUASA


Komentar Pembaca






Berita Populer

Rakerda PAN Kacau, Herman Deru 'Balik Belakang'
Jika Pilkada Sekarang, Ishak Mekki Langsung Jadi Gubernur Sumsel
Orang PAN Ingin “Aman”