RMOLSUMSEL

Home     


TONGKANG TABRAK AMPERA
HARNOJOYO MINTA PELINDO TANGGUNG JAWAB
RABU, 17 MEI 2017 , 15:14:00 WIB
LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

WALIKOTA PALEMBANG HARNOJOYO SAAT MELIHAT LANGSUNG KONDISI TONGKANG YANG MENABRAK TIANG JEMBATAN AMPERA. (RMOLSUMSEL/RMS)
  

RMOL. Insiden tongkang Batubara yang menabrak tiang Jembatan Ampera hari ini, Rabu (17/5/17) mendapat respon Walikota Palembang dan sejumlah masyarakat.

Pantauan RMOLSumsel, didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terkait, Walikota Harnojoyo langsung mendatangi lokasi ikon Palembang tersebut.

Tongkang dengan nomor lambung ARK04 yang dibawa kapal tugboat Tanjung Buyut tersebut nampak melintang dan menabrak fender dan salah satu tiang.

Informasi yang dihimpun RMOLSumsel, insiden penabrakan terjadi pada pukul 11.00 WIB, hal itu diakibatkan tali penarik dari tugbot putus saat 500 meter lagi mendekati Jembatan Ampera.

Kondisi saat itu juga, tambah diperparah dengan arus Sungai Musi cukup deras. Selain merusak bagian jembatan, tabrakan itu juga mengakibatkan satu unit speedboat tenggelam. Beruntung serang (sopir speedboat) selamat setelah terjun ke sungai.

Sekitar dua jam menutupi arus lalulintas sungai, tongkang itu berhasil dievakuasi dengan cara ditarik delapan kapal pada pukul 12.25 WIB. Evakuasi terkendala arus sungai deras dan muatan batubara yang besar.

Walikota Palembang Harnojoyo yang melihat menyayangkan insiden tersebut, dimana tabrakan tiang Jembatan Ampera oleh tongkang ini, sudah kesekian kalinya.

"Kita minta Pelindo agar dapat memperbaiki kondisi itu dan bertanggung jawab atas kejadian yang mengancam ikon Kota Palembang tersebut," imbuhnya.

Harnojoyo berharap agar kedepan kejadian seperti hari ini, tidak lagi terjadi dan lebih berhati-hati. Pasalnya, ditengah kondisi arus sungai yang deras, butuh ekstra hati-hati dalam membawa tongkang yang memiliki muatan cukup besar saat melintas.

"Kami lihat kejadian ini akibat arus pasang surut yang cukup deras. Meski begitu, kami berharap agar seluruh pengusaha stockfile dan petugas pendu dapat memperhatikan kesiapan setiap peralatan seprti tali. Dari informasi, kejadian tersebut akibat tali dari takboat yang menjadi kapal pandu terputus," imbuhnya.

Dengan adanya kejadian ini, kedepan Pemkot Palembang meminta agar kedepan ada pengawasan terkait lalu lintas sungai Musi. Perlu ada penambahan rambu-rambu sungai, agar dapat menjadi pelindung bagi lalu lintas sungai.

"Kedepan kita berencana terlibat dalam kegatan lalu lintas sungai. Dimana, Pemkot saat ini sedang menunggu Perwali (Peraturan Walikota) terkait pengawasan dan retribusi angkutan sungai," tandasnya. [rhd]


Baca juga:
TONGKANG BATUBARA KEMBALI HANTAM TIANG AMPERA
TABRAK JEMBATAN AMPERA
MASIH DIBURU
WAGUB HADIRI WISUDA PONPES DI'AYATUL ISLAMIYAH
ASTRA MOTOR SUMSEL KEMBALI GELAR HONDA TECHNICAL CONTEST TINGKAT SMK SE-SUMSEL


Komentar Pembaca






Berita Populer

PT SBA Minta Penerbit SK Palsu Pembangunan Hotel Ibis Harus Dipenjara
Disomasi Posbakum PN Baturaja, Jawaban Kepala Unit Pasar Ini Bikin Dongkol
MTA Bukan Aliran Sesat