RMOLSUMSEL

Home     


SIDAK DAN OP ANTISIPASI KENAIKAN HARGA RAMADHAN
RABU, 17 MEI 2017 , 11:18:00 WIB

FOTO/NET
  

RMOL. Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim berencana akan melakukan inspeksi mendadak (sidak)ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Bumi Serasan Sekundang. Hal ini guna memantau harga serta mengantisipasi kenaikan komoditas yang lazim terjadi jelang Ramadhan.

“Sudah direncakan akan sidak pasar, ini dilakukan guna mengontrol harga kebutuhan pokok saat menghadapi lonjakan permintaan pada bulan puasa tahun ini,” jelas Syarfudin, Kepala Dinas Perdagangan Muara Enim belum lama ini.

Rencana sidak itu, kemungkinan akan digelar paling lambat H-7 sebelum memasuki bulan Ramadhan. “Waktunya masih ditentukan, karena saat ini ketersediaan bahan pokok di pasar lagi kita pantau,” sebut dia.

Lebih lanjut, Syarpuddin menjelaskan kenaikan harga sembako lumrah terjadi menjelang Ramadhan dan hari raya lebaran lantaran meningkatnya permintaan. Untuk itu, pihaknya akan terus memantau harga serta ketersediaan stok barang di pasaran. Di sisi lain, diakuinya, pemantauan harga rutin dilakukan Dinas Perdagangan melalui laporan kepala pasar setiap minggunya.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kenaikan harga bahan pokok terjadi memasuki pekan kedua dan ketiga bulan Ramadhan. Karena saat itulah diprediksi kenaikan maksimum harga bahan pokok.

Ditambahkannya pula, dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga tahun ini, Dinas Perdagangan Muara Enim juga merencanakan menggelar operasi pasar menjelang hari raya lebaran. Untuk sasaran penerima produk-produk yang dijual di operasi pasar nantinya adalah rumah tangga miskin.[edwinsah/rik]


Baca juga:
DEWAN LAHAT KRITIK KINERJA DINAS LAMBAN
TAMBAH PERPUSTAKAAN MINI DAERAH
SILATURAHMI DENGAN MEDIA, INI PESAN BUPATI BANYUASIN..
ALEX: HARUS KITA JAGA TERUS
SUKSESKAN PEMILU 2019, TIGA DPC PARTAI HANURA GELAR VERIFIKASI INTERNAL DI PRABUMULIH.


Komentar Pembaca






Berita Populer

Merdeka.. Dulu Impor Sekarang Ekspor Bawang Merah
Telkomsel Terus Bangun Wilayah Perbatasan Negara
Kesuksesan Makro Ekonomi Jangan Jadi Propaganda Menyesatkan