RMOLSUMSEL

Home     


OKNUM HONORER KPU PAKSA PASANGAN ABG MESUM, LALU DIPERAS
SELASA, 16 MEI 2017 , 19:07:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

  

RMOL. Entah apa yang ada di pikiran Andi Purwanto (28). Oknum pegawai honorer di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini memaksa pasangan Anak Baru Gede (ABG) yang tercatat sebagai siswa SMU untuk beradegan mesum.

Tak puas sampai disitu, oknum honorer KPU yang juga mengaku sebagai anggota sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini, juga melakukan pemerasan terhadap sepasang remaja belasan tahun itu.

Korbannya adalah DV (17) dan JG (16), sepasang remaja yang masih duduk di kelas XI dan XII SMU di Baturaja.

Andi sendiri sudah diamankan aparat Polsek Baturaja Barat saat sedang berada di kawasan pasar induk Baturaja sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Barat AKP Yuliko Saputra SH membenarkan adanya penangkapan tersebut. Kata Yuliko, kejadian bermula ketika kedua korban sedang asyik berpacaran di salah satu los di kawasan pasar induk Batu Kuning.

Kemudian pelaku datang dengan modus penggerebekan. Pelaku lantas berpura-pura menanyakan perbuatan apa yang telah dilakukan kedua korban dan mengancam akan melaporkan kedua korban ke pihak sekolah dan pihak kepolisian.

Nah, mendapati korbannya sudah ketakutan, pelaku langsung melancarkan aksinya. Ia memaksa kedua pasangan muda itu untuk berbuat mesum. Si perempuan disuruh (maaf) mengoral kemaluan paangan prianya. Sebaliknya, ABG pria disuruh menciumi buah dada ABG wanita tadi. Sementara pelaku sendiri asik nonton adegan tersebut.

Setelah puas nonton adegan tak senonoh kedua korban, pelaku lalu memeras kedua tersangka. Jika tidak memberikan kemauan tersangka, korban diancam akan dilaporkan. Alhasil, satu-satunya barang berharga milik korban, yakni Handphone merek Samsung A5 dirampas tersangka.

Dan ternyata, menurut informasi yang dihimpun pihak kepolisian, tersangka ini memang kerap kali melakukan aksi pemerasan dengan dalih penggerebekan. “Kita masih mencari informasi dan pengembangan, pelaku memang sudah banyak berbuat asusila bahkan ada laporan tersangka mengintip orang mandi dan orang berhubungan intim,” papar Yuliko.

Atas perbuatannya, pelaku kini mau tidak mau mesti merasakan dinginnya ubin sel tahanan untuk waktu yang lama. Sebab tersangka diancam dengan Pasal 368 KUHP serta UU 35 tahun 2014 pasal 82 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. [yip]


Baca juga:
ADUH...KOMNAS HAM DINILAI GAGAL JALANKAN TUGAS
KADES BANYAK NABRAK ATURAN, ANGKAT PERANGKAT UMURNYA KETUAAN
WARGA MUHAMMADIYAH MULAI PUASA 27 MEI
TERNYATA BARU 40 DESA CAIRKAN DANA DESA, SISANYA BELUM
OKU BERENCANA BANGUN BANK SAMPAH INDUK


Komentar Pembaca






Berita Populer

Marak Vonis Bebas, Warga OKU Desak MA Copot Ketua PN Baturaja
Warga Pinang Belarik Heboh, Temukan Orok Perempuan
Penemuan Tangan Putus di 35 Ilir, Diduga Milik Korban Perkelahian