Anggota DPD RI Ini Puji Nanas Prabumulih

Ragam  SENIN, 15 MEI 2017 , 11:44:00 WIB | LAPORAN: ERIK OKTA

Anggota DPD RI Ini Puji Nanas Prabumulih

Nikmati Manisnya Nanas Prabumulih/RMOLSUMSEL/Erik Okta

RMOL. Menurut cerita, Nanas Prabumulih merupakan nanas termanis di Indonesia mengalahkan nanas-nanas dari daerah lain. Rasa manisnya yang unik merupakan keunggulan nanas Prabumulih.

Makanya, Kota Prabumulih populer disebut kota nanas karena kandungan airnya banyak, rasanya manis dan buahnya besar. Pada era 70-an sampai 80-an, nanas Prabumulih menjadi primadona Sumatera Selatan.

"Tidak lengkap rasanya, berkunjung ke Kota Prabumulih tanpa merasakan sensasi buah primadona itu," kata Anggota DPD RI asal Sumsel, Siska Marleni SE MSi kepada RMOLSumsel, Senin (15/5).

Hal itu dilakukan Siska sebelum kunjungan kerja menemui warga masyarakat di tiga kelurahan dan dua desa di Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih dan pelantikan Pengurus Cabang KAUMY Kota Prabumulih, akhir pekan lalu.

"Sebelum bertemu dengan warga masyarakat saya menyempatkan diri mampir di kawasan Rumah Makan Siang Malam Cambai, disana banyak penjual nanas yang dengan telaten melayani pembeli bahkan sampai mengupas kulitnya sehingga kita bisa langsung menikmati sensasi manisnya nanas yang begitu terkenal itu," lanjutnya.

Untuk itu Siska menghimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih untuk membudiyakan tanaman lokal itu lebih baik lagi, tujuannya tak lain peningkatan ekonomi kerakyatan menuju kesejahteraan.

Diketahui, nanas hanya dijadikan sebagai tanaman sela/pendamping karet sehingga berdampak pada penurunan hasil panen. Pada tahun 2009 nanas Prabumulih sudah tidak terdengar lagi gaungnya. Bahkan kalah dengan nanas Lampung, yang mengklaim diri sebagai produsen nanas terbesar di tanah air.

"Saatnya pemerintah dan petani kembali melirik budidaya nanas, mengingat harga getah karet yang masih tidak menentu. Sementara nanas memiliki banyak kelebihan," anjurnya.

Membudidaya nanas bisa dilakukan baik skala besar seperti perkebunan maupun rumahan. Nanas tersedia sepanjang tahun dan tak kenal musim hujan maupun musim kemarau tetap berproduksi.

"Kalau kita lihat sejarah, nanas Prabumulih  tidak hanya dijual di Sumatera namun hingga ke Pulau Jawa, kenapa tidak dikembalikan lagi sejarah kejayaan nanas Prabumulih ini," lanjutnya.   

Kota Prabumulih menurutnya tidak hanya dikenal dengan kota jasa tetapi memiliki hasil bumi melimpah, minyak dan gas bumi serta hasil alam berupa getah karet dan nanas.

"Untuk itu saya mengajak pemerintah dan masyarakat Prabumulih membudidayakan nanas dan mengembalikan  sentra-sentra perkebunan nanas di Prabumulih, seperti Tanjung Raman dan Sungai Medang kembali berproduksi," harapnya.[rik]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00