Ahokers Palembang Tuai Kecaman, Ini Dia Ulahnya

Sosial  MINGGU, 14 MEI 2017 , 13:07:00 WIB | LAPORAN: SADAM MAULANA

Ahokers Palembang Tuai Kecaman, Ini Dia Ulahnya

Febuar Rahman

RMOL. Aksi seribu lilin pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang di vonis dua tahun penjara di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang, Jumat (12/5) malam, menuai kecaman.

Saat aksi berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB dan bertepatan dengan kumandang adzan Isya, para pendukung Ahok bukannya berhenti sebagai bentuk penghormatan antar umat beragama, justru malah berteriak.

Aksi yang disebut-sebut untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kejahatan radikalisme ini justru menunjukkan sikap bertolak belakang. Pendukung Ahok malah berteriak Huuuu...! saat terdengar kumandang adzan Isya.

"Jika benar situasinya seperti yang ditunjukan pada video di media sosial, saya sebagai umat Muslim sangat tersinggung. Ini menunjukkan sikap yang tidak toleran," tegas Tokoh Muslim Sumatera Selatan (Sumsel), Febuar Rahman, Minggu (14/5).

Pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumsel itu sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi. Dia khawatir sikap pendukung Ahok akan memancing konflik antar umat beragama.

"Kalau melakukan aksi itu harusnya menjaga sikap, bertingkah laku yang sopan dan jangan memancing konflik. Kalau sikap yang ditunjukkan seperti itu, saya rasa mereka bukan orang Indonesia karena sangat bertentangan dengan Pancasila," kata dia.

Untuk diketahui, seorang netizen yang mengunggah video suasana saat penyalaan seribu lilin di Palembang menuliskan keheranannya. Saat berkumandang adzan Isya, para peserta aksi tersebut sontak berseru "huuuu...".

"Di Palembang... Mereka seperti Iblis.... Di saat azan berkumandang mereka teriak seperti layaknya cacing kepanasan... Ini sdh di luar batas," tulis akun twitter @Abdulazis13Azis. [rhd]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00