RMOLSUMSEL

Home     


MUI KHAWATIR PENDUKUNG AHOK JADI RADIKAL DAN DISUSUPI ISIS
SABTU, 13 MEI 2017 , 10:18:00 WIB

  

RMOL. Para pendukung tahanan kasus penodaan agama, Basuki Purnama (Ahok), cenderung menjurus ke radikalisme.

Demikian tudingan dari Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah, dalam diskusi "Dramaturgi Ahok", di Cikini, Jakarta, Sabtu (13/5).

Dia mengaku sangat menghormati sikap Ahok yang taat dan patuh kepada proses hukum selama perkaranya berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Dia adalah contoh yang baik dalam rangka taat kepada hukum. Selama 22 persidangan, semua dihadiri tanpa mangkir. Betapa tinggi budaya hukum dibangun Ahok sebagai terdakwa," ungkapnya.

Namun sayang, para pendukungnya membuat pencitraan buruk kepada Ahok lewat aksi-aksi massa di beberapa titik sejak putusan 2 tahun penjara jatuh ke atas Ahok.

"Seolah Ahok aksi menolak putusan pengadilan. Padahal, dia melawan lewat cara banding, bisa nanti kasasi atau bahkan peninjauan kembali," jelasnya.

Di matanya, putusan atas Ahok adalah murni urusan hukum, tidak ada urusan politik, hak asasi manusia dan lainnya. Sayangnya, kelompok pendukung Ahok menggeser isu ini ke luar dari hukum.

"Bahkan kecenderungannya ada gejala radikalisme di pendukung Ahok. Bagaimana mereka melakukan demo sampai larut malam menyalakan liin dimana-mana, melakukan kekerasan, yang ditentang oleh Ahok sendiri," ucap Ikhsan.

"Kekhawatiran kita, gejala-gejala ini dapat ditumpangi, termasuk radikalisme, yang masuk termasuk ISIS. Dari Celah-celah inilah mereka masuk," tambahnya. [ald]


Baca juga:
AGRO WISATA PETIK JERUK
ELIZA INGINKAN PAGARALAM MILIKI AGRO WISATA PETIK JERUK
DEWAN USULKAN OPERASI PASAR JELANG BULAN PUASA
PEMPROV SUMSEL GELAR SRIWIJAYA EXPO 2017
DEWAN DUKUNG POLISI TANGKAP AKTOR INTELEKTUAL KASUS NOVEL BASWEDAN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Bupati Muak dengan Pejabat yang "Minta Alem"
Nikmat Sesaat: Buat Video Mesum, 5 Pelajar Ini Rasakan Akibatnya
Ditinggal Guru Sejenak, Siswa Ini Buat Video Remas Payudara