Sekelumit Pengharapan Di Hari Raya Waisak

Indonesia Aman, Tentram Rakyat Sejahtera

Budaya  KAMIS, 11 MEI 2017 , 11:52:00 WIB

Indonesia Aman, Tentram Rakyat Sejahtera

H Hazuar Bidui AZ/RMOLSUMSEL

RMOL. Dibalik perayaan Hari Suci Waisak yang hari ini dirayakan umat Buddha ada sekelumit pengharapan yang diharapkan banyak orang, bukan hanya bagi mereka yang merayakan tetapi bagi keutuhan Bangsa Indonesia.

"Sebagaimana diketahui, Buddha Gautama begitu menjunjung tinggi nilai-nilai keteladanan. Itu ditunjukkan dari kisah hidup sang Buddha sebelum mencapai Penerangan Sempurna yang selalu berbenah diri sebelum memberi teladan dengan menjadi seorang pertapa," ujar Bakal Calon Bupati Banyuasin Periode 2018-2023, H Hazuar Bidui AZ kepada RMOLSumsel, Kamis (11/5).

Dengan sikap ingin berbenah diri sang Buddha Gautama inilah yang harus diterapkan di dalam hidup sehari-hari, bukan bagi umat beragama Buddha saja, tetapi untuk seluruh elemen masyarakat yang ada.

"Perayaan Waisak di tahun 2017 ini mengajarkan kita semua untuk terus berbenah diri terlebih dahulu baru kemudian dengan sendirinya kita menjadi teladan bagi banyak orang. Tidak perlulah lebih cepat menghakimi orang, bukankan sebaiknya kita fokus introkspeksi diri terlebih dahulu," ujarnya.

Di hari suci Waisak ini, walaupun bukan beragama Buddha, tapi coba kembali terapkan nilai kebaikan ke dalam diri masing-masing.

Apakah sudah cukup menunjukkan cinta kasih kepada saudara sebangsa. Apakah ada kebaikan hati yang terpancar di setiap perilaku yang dilakukan. Kalau sudah lama membenci atau dendam dengan orang, sekelompok orang dan kelompok kepentingan mari basuh hati dari segala kebencian yang ada di dalam jiwa.

"Mari kedepankan cinta, kasih, sayang dan kebaikan hati agar dunia khususnya negara kita, Indonesia menjadi negara yang damai dan sejahtera. Karena menunjukkan cinta kasih tidak sekedar menunjukkan perasaan emosional kita dan kita tidak perlu merugikan orang lain di sekitar kita," ungkapnya.

Mengaitkan dengan keadaan negeri ini, masyarakat harus banyak introspeksi dan refleksi diri. Bhinneka Tunggal Ika, semboyan negara Indonesia, merepresentasikan cinta kasih kepada sesama kita walaupun kita berbeda-beda.

"Terakhir saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak, sucikan hati dan pikiran untuk hidup yang lebih baik, bangsa yang aman, damai, tentram dan sejahtera,” pungkasnya.[bubun/rik]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00