RMOLSUMSEL

Home     


MELAMUNLAH UNTUK MEMACU KREATIVITAS OTAKMU...
SELASA, 09 MEI 2017 , 13:42:00 WIB
LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Selama ini, kita selalu dilarang melamun.  Jadilah kita sering mendengar ucapan "Jangan melamun" atau "Melamun bikin orang malas". Ternyata, semua itu tidak benar. Sebab penelitian terbaru menunjukkan sebaliknya: melamun sangat bermanfaat.

Dilandir dari BBC hari ini, Selasa (9/5), otak kita dalam kondisi paling inovatif saat diistirahatkan. Kadi mengapa kita tidak mengambil waktu untuk tenang dan melakukan refleksi; melamun?

Bulan lalu, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS dan Departemen Transportasi Inggris mengeluarkan larangan baru. Para penumpang yang terbang dari beberapa wilayah di Afrika Utara dan Timur Tengah tak lagi dapat membawa perangkat elektronik yang lebih besar dari ponsel pintar di dalam penerbangan.

Maskapai Royal Jordanian dengan jenaka merespon dengan menawarkan para pelancong "12 hal yang dapat dilakukan dalam penerbangan 12 jam tanpa tablet atau laptop." Nomor 11 berisi 'menganalisa arti kehidupan.'

    Akhir-akhir ini, waktu senggang diisi dengan menggunakan ponsel pintar atau gawai lainnya.

Saran ini tidak dimaksudkan untuk lucu. Terdengar kocak karena ide berkomtemplasi dalam diam di perjalanan panjang dan bukan dihibur dengan layar, dalam kehidupan saat ini, dianggap konyol.

Manusia melamun sejak ribuan tahun, namun akhir- akhir ini, waktu senggang diisi dengan menggunakan ponsel pintar kita atau gawai lainnya �"memantau media sosial, mendengarkan siaran podcast, merespon email�"membuat kita menyisakan sedikit waktu untuk membiarkan pikiran kita melayang.

Ini mungkin terdengar sebagai perubahan kecil, namun efeknya, dengan bagaimana pikiran kita bekerja dan daya kreativitas kolektif kita, dapat menjadi panjang. Bahkan, dapat mengganggu kemampuan Anda untuk muncul dengan ide-ide segar dan inovatif.

Pada 2012, para peneliti menemukan bahwa membiarkan pikiran Anda melayang dapat mengarah ke pemecahan masalah yang lebih baik dan kreatif. Dan hubungan yang lucu antara bermimpi di siang bolong dan kreativitas pun berlimpah.

Dari Einstein ke ahli kimia pemenang penghargaan Nobel hingga penemu nota Post-it, banyak pemikir terbesar dunia yang sudah mengungkapkan manfaat dari mengistirahatkan pikiran. Dan mungkin Anda juga telah sadar bahwa ide terbaik Anda datang saat mandi atau jalan-jalan di luar.

    Melamun adalah bagaimana kita mengakses pikiran kita dalam gambaran-gambaran besar

Saat pikiran anda melayang, dia sedang mengakses memori, emosi dan pengetahuan yang tersimpan secara acak, kata Amy Fries, penulis Daydreams at Work: Wake Up Your Creative Powers (Melamun di kantor: bangunkan kekuatan kreatif anda) dan penulis dan editor untuk Psychology Today.

"Melamun adalah bagaimana kita mengakses pikiran kita dalam gambaran-gambaran besar," kata Fries. "Saat Anda sedang melamun, Anda dapat memvisualisasi atau menstimulasi suatu kejadian dengan versi Anda sendiri."

Visualisasi ini dapat membantu kita mendapatkan perspektif yang baru atas sebuah masalah atau menghubungkan dua pemikiran yang tadinya tidak berhubungan menjadi satu ide orisinal.

"Momen-momen paling kreatif saya datang saat otak saya diijinkan beristirahat," kata Megan King, seorang desainer grafis untuk biro arsitek dan teknik Global Inc.

Sebagai seorang perancang, King diharapkan muncul dengan ide-ide baru dan menarik setiap saat. "Terkadang saya menghabiskan waktu sepanjang hari mengerjakan sebuah proyek dan saya merasa saya tidak akan dapat menciptakan sesuatu yang memuaskan," kata King. "Saya akan tidur nyenyak dan (keesokannya), saya akan menyelesaikan sesuatu dalam 15 menit yang lebih inovatif."

Namun, 'saya kecanduan dengan ponsel saya,' katanya. [ida]


Baca juga:


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer