Didukung Aktivis 98, Askolani Makin Pede Nyalon Di Pilkada Banyuasin

Politik  MINGGU, 07 MEI 2017 , 07:48:00 WIB

Didukung Aktivis 98, Askolani Makin Pede Nyalon Di Pilkada Banyuasin

H Askolani SH MH/RMOLSUMSEL

RMOL. Puluhan Aktivis 98 yang ikut andil dalam reformasi di Provinsi Sumatera Selatan, siap mendukung H Askolani SH MH untuk maju sebagai bakal calon Bupati Banyuasin pada Pilkada Banyuasin 2018.

Dukungan ini disampaikan para aktivis 98 dalam acara silaturahmi yang digagas H Askolani dikediamannya Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, baru-baru ini.

Dalam silaturahmi itu, mereka juga sepakat akan mendorong para aktivis 98 untuk maju pada pilkada-pilkada Sumsel dan Kabupaten/Kota lainnya di Sumsel.

Para aktivis itu juga menilai, agenda reformasi yang mereka perjuangkan belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, maka hanya ada satu cara yakni rebut kekuasaan sehingga pembangunan negeri ini bisa sesuai semangat reformasi.

H Askolani SH MH dalam sambutannya mengatakan, pertemuan ini merupakan bentuk silaturrahmi para pejuang reformasi yang selama ini terputus karena tugas dan kepentingan masing-masing.

"Rencana pertemuan ini memang sudah terinspirasi sejak lama sekali tapi baru terlakasana setelah 20 tahun mereformasi Indonesia khususnya Sumsel. Ya karena kesibukan tadi, tetapi rencana silaturahmi ini kembali menguat setelah secara tidak sengaja saya dipertemukan Allah SWT dengan Ramogers, Ade Indra Chaniago, Sazili dan Bambang Purnomo di Masjid Agung setelah melaksanakan sholat Jumat seminggu yang lalu, sehingga kami rancang acara silaturahmi ini," katanya.

Untuk itu terang Askolani, dirinya secara pribadi dan keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pejuang reformasi Sumsel ini.

"Kalau mau jujur agenda reformasi yang kita perjuangkan pada umumnya belum terlaksana dengan baik. Maka dari itu kita harus turun lagi, kita harus bangun negeri ini sesuai semangat reformasi," kata Askolani.

Caranya tentu harus masuk garis kekuasaan yakni baik itu pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Baik kepala daerah maupun legislatif.

Tambahnya, yang mengatur negeri ini diantaranya di dua lembaga ini yakni Eksekutif dan Legislatif. "Saya sudah masuk 8 tahun berada di DPRD Banyuasin tetapi masih banyak agenda yang sulit dilakukan karena keterbatasan wewenang. Maka saya ajak kawan-kawan aktivis 98 untuk masuk kedalam itu, dan PDIP siap menampung kawan-kawan sekalian," katanya.

Askolani juga menegaskan perjuangan reformasi tidak hanya di Jakarta dan tidak hanya kasus trisakti yang memakan korban. Disumsel juga ada pahlawan reformasi yakni Mayer Ardiansyah mahasiswa UIBA yang meninggal dalam aksi tolak dwi fungsi ABRI di  Kodam II Sriwijaya.

"Saya harap ini jadi agenda kita untuk diperingati setiap tahunnya," katanya.[bubun/rik]


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00