Menkeu Harus Klarifikasi Soal Kesalahan Jokowi Di Hongkong

Politik  KAMIS, 04 MEI 2017 , 08:55:00 WIB

Menkeu Harus Klarifikasi Soal Kesalahan Jokowi Di Hongkong

Jokowi-Sri Mulyani/net

RMOL. Presiden Jokowi harus mengganti tim ekonomi terutama Menkeu Sri Mulyani yang telah membuat Jokowi dianggap konyol pada forum internasional di Hongkong beberapa waktu lalu.

Jokowi pada forum itu mengklaim bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia ranking 3 dunia. Padahal, yang benar adalah peringkat 3 di antara G-20 dan peringkat 35 di dunia.

Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) Bastian P. Simanjuntak mengatakan kekonyolan itu akan berdampak secara psikologis kepada rakyat, bangsa-bangsa lain, bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa pembual.

"Buktinya presidennya saja berbual," ucap Bastian, Kamis (4/5), seperti diberitakan RMOL.Co.

Untuk itu, pemerintah didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan mengklarifikasi soal itu melalui tim ekonomi lewat Menkeu Sri Mulyani.

Klarifikasi dibutuhkan agar tidak terjadi polemik yang akan mengganggu iklim investasi.

Jelas Bastian, kepercayaan dari investor sangat berperan dalam keberlanjutan ekonomi, sehingga kualitas pemimpin menjadi salah satu alasan investor menanamkan investasinya.

"GEPRINDO juga tak ingin Indonesia dijadikan bahan cemoohan di dunia Internasional karena pernyataan yang kurang tepat itu," tukasnya. [sri]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00