RMOLSUMSEL

Home     


FIVE VI NGADU KE KOMNAS PEREMPUAN, ADA APA INI?
SABTU, 29 APRIL 2017 , 20:21:00 WIB

FOTO/NET
  

RMOL. Perjuangan Five Vi untuk bertemu dengan anaknya, Bilqis M Meliska masih berlanjut. Setelah melaporkan mantan suaminya, Iwan Setya Budiman ke Polda Metro Jaya, Vi juga melanjutkan ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).

Tak jua dipertemukan dengan sang anak, perempuan berusia 37 tahun itu pun mendatangi Komnas Perempuan bersama kuasa hukumnya, Henry Indraguna. Dia mengadukan tindakan kekerasan yang dialami saat masih bersama eks suami.

“Saat itu aku pikir aku sudah mau mati, hp, dompet diambil, dipukul terus dipukul,” kata Five Vi di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, seperti diberitakan JPNN, Sabtu (29/4).

Pemilik nama lengkap Fivey Rachmawati itu juga mengaku sempat disekap dan merasa akan mati lantaran sang suami memiliki pedang.

“Berhari-hari aku mencari cara untuk kabur, di rumah itu dia simpan pedang, kalau dia khilaf saat itu dia bisa tusuk aku,” ungkapnya.

Hingga kini, Five Vi masih memendam kerinduannya pada Bilqis yang terpisah selama 13 tahun. Apalagi saat dibawa pergi mantan suaminya, Bilqis baru berusia lima bulan.

"Belum plong sebelum ketemu anak saya. Kasihan juga masih ada. Kasihan sama anaknya, mikirin psikologis dia. Dari umur 5 bulan masih menyusui Bilqis dibawa pergi tanpa sepengetahuan saya,” kenang Five Vi.

“Nggak bisa diungkapkan kata-kata bagaimana rasanya. Namanya perempuan melahirkan, mengandung, dipisahkan begitu saja. Seorang ibu masih ngerasa sakitnya dan nikmatnya ada anak, tiba-tiba diambil gitu aja," tambahnya.

Henry menambahkan pihaknya masih memberikan kesempatan pada Iwan untuk bisa mempertemukan kliennya dengan sang anak.

“Bagaimanapun yang diperebutkan ini adalah anak bukan benda. Jadi kami berusaha menyelesaikan secara musyawarah. Kami juga menyampaikan pada pak RT setempat untuk sampaikan kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.[rik]


Baca juga:
INTERNAL GOLKAR PANAS, OMONGAN YORRYS TERKAIT E-KTP PEMICUNYA
GOLKAR MINTA KADER JAGA SOLIDARITAS
FAISAL ASSEGAF: ULAMA DITEROR, KOMNAS HAM JANGAN BUNGKAM...
ANGGARAN PILKADA SERENTAK 2018 SEBESAR RP 11,3 T MASIH FLUKTUATIF
KASUS E-KTP PENGARUHI ELEKTABILITAS GOLKAR


Komentar Pembaca






Berita Populer

Liga Dangdut Indonesia Gelar Audisi di Palembang
Selingkuh Dilabrak, Jennifer Dunn Didorong 'Keluar'
Ahmad Dhani: Mulai Hari Ini Tinggalkan Drama Murahan Setnov