RMOLSUMSEL

Home     


PAKAR: TRUMP PUNYA PENYAKIT JIWA YANG MEMBAHAYAKAN
SABTU, 22 APRIL 2017 , 23:41:00 WIB

  

RMOL. Sekelompok psikiater Amerika telah memperingatkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki penyakit jiwa yang berbahaya dan tidak layak untuk memimpin negara tersebut.

Lebih dari tiga puluh ahli kesehatan mental mengatakan hal senada pekan ini di sebuah konferensi di Universitas Yale. Mereka satu suara menyebut bahwa Trump  adalah sosok yang "paranoid dan delusional". Kerena itulah mereka bertanggung jawab untuk memperingatkan orang Amerika tentang bahaya yang menyertai Trump.

"Kami memiliki tanggung jawab etis untuk memperingatkan masyarakat tentang penyakit mental Donald Trump yang berbahaya," kata Dr. John Gartner mengatakan di Yale's School of Medicine di New Haven, Connecticut.

Gartner mengatakan bahwa klaim palsu Trump tentang kerumunan terbesar pada saat pelantikannya hanyalah salah satu dari banyak hal yang menjadi peringatan masalah yang lebih luas.

Gartner memimpin sekelompok ahli kesehatan mental yang percaya bahwa Presiden Trump menderita kombinasi gangguan kepribadian anti-sosial dan narsisisme ekstrim dan tidak layak untuk pekerjaan itu. Dia memulai sebuah petisi online awal tahun ini untuk meminta Trump dikeluarkan dari jabatannya.

"Lebih buruk daripada hanya menjadi pembohong atau narsisis, selain itu dia paranoid, berpikir delusional dan muluk dan dia membuktikan hal itu ke negara pada hari pertama dia menjadi presiden. Jika Donald Trump benar-benar percaya bahwa dia memiliki ukuran kerumunan terbesar dalam sejarah, itu adalah delusional, " katanya.

James Gilligan, seorang psikiater dan profesor di New York University, mengatakan kepada konferensi tersebut bahwa dia telah bekerja dengan beberapa "orang paling berbahaya di masyarakat," namun dia yakin dengan "bahaya" Trump.

"Saya telah bekerja dengan pembunuh dan pemerkosa. Saya bisa mengenali bahaya dari jarak satu mil. Anda tidak perlu menjadi ahli dalam bahaya atau menghabiskan lima puluh tahun untuk mempelajarinya seperti yang saya miliki untuk mengetahui betapa berbahayanya orang ini, " katanya seperti dimuat Press TV. [mel]


Baca juga:
USAI PILKADA, MUI USUL DIALOG NASIONAL
BANSOS PKH TAHAP KEDUA CAIR JELANG LEBARAN
GOLKAR TEGASKAN TIDAK MANIPULASI DEMOKRASI
PERINGATAN HARI BUMI, AKTIVIS AJAK MASYARAKAT JAGA LINGKUNGAN
AZHAR: SEMUA SAMA DIMUKA HUKUM


Komentar Pembaca






Berita Populer

Konflik Korea Harus Dilihat dari Perspektif yang Luas
PePATRI, Tingkatkan Kualitas Pengobatan Tradisional
Rayuan Maut Donwori Bikin Adik Ipar Jatuh ke Pelukannya