RMOLSUMSEL

Home     


BRIGADIR "K" DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 19:25:00 WIB
LAPORAN: AAN WAHYUDI

RMOL. Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel telah resmi menetapkan Brigadir "K" sebagai tersangka dengan dasar lalai yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, dan dikenakan pasal 359 Juncto 360 ayat 1. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, pihaknya sampai dengan saat ini masih dalam tahap melengkapi berkas pemeriksaan. Untuk segera dilakukannya rekontruksi kejadian penembakan di Lubuklinggau saat berlangsungnya razia.

Menurutnya, pemeriksaan sudah dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Propam dan Irwasda dan hasilnya memang terjadi kelalaian yang berakibat pada hilangnya satu nyawa.

"Brigadir "K" ini nantinya dikenakan pasal 359 Juncto 360 ayat 1 dan nantinya akan diproses hukum seperti pidana umum," tegasnya, Jumat (21/4).

Kapolda mengungkapkan, penembakan yang dilakukan Brigadir "K" dilakukan untuk menghentikan Honda City, yang memang saat berlangsungnya razia tidak mau berhenti. Sehingga, dilakukan pengejaran, untuk menghentikan kendaraan tersebut.

"Niatnya (Brigadir K) ingin menghentikan mobil itu. Karena, sampai tembakan terakhir mobil itu belum berhenti," katanya.

Selanjutnya, pihaknya mengumpulkan informasi kepada salah satu korban selamat berinisial "S". Berdasarkan hasil pengakuan "S", alasan kendaraan tersebut takut berhenti karena tidak memiliki SIM dan juga plat yang digunakan sudah diganti.

"Kami sedang melakukan penyelidikan keabsahan mobil tersebut," tegasnya. [yip]


Baca juga:
KAPOLDA PASTIKAN KONDISI KORBAN PENEMBAKAN MEMBAIK
KAPOLDA JANJI, KASUS PENEMBAKAN DIUSUT TUNTAS
POLDA SUMSEL SIAP BERTINDAK TEGAS
KAPOLDA: LANGSUNG COPOT
IDENTITAS DUA ORANG PENGINTAI NOVEL MULAI TERKUAK?


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Pembunuh Mirna Akhirnya Ditangkap
Penis Terbalut Kondom, Pria Ini Meregang Nyawa di Wisma
Bandar Tiongkok Punya Modus Baru Selundupkan Narkoba ke Indonesia