RMOLSUMSEL

Home     


JANGAN ADA LAGI KEKERASAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK
JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 18:21:00 WIB
LAPORAN: HAFIZ AL - FANGKY

FOTO HAFIZ/ RMOLSUMSEL
  

RMOL. Tema Peringatan Hari Kartini ,  adalah "Dengan semangat Kartini kita sukseskan strategi Three Ends Plus, akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri tindak pidana perdagangan orang, akhiri kesenjangan ekonomi perempuan dan laki-laki dan dorong perempuan dalam politik dan pembangunan".

Tema ini sungguh sangat relavan dengan kondisi aktual saat ini, dimana isu kesetaraan dan keadilan gender serta berbagai persoalan kekerasan terhadap anak dan perempuan masih terjadi di tengah-tengah masyarakat kita. Padahal kaum perempuan merupakan tiang keluarga yang juga sebagai penentu kualitas generasi penerus bangsa.

Demikian diutarakan Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi dalam peringatan Hari Kartini ke-138 Kabupaten Muba dan Sosialisasi Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO), di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Jumat (21/4).

Apriyadi mengatakan, untuk mencapai strategi three ends plus yang juga program nasional, provinsi hingga kabupaten tersebut memerlukan kerjasama serta tanggung jawab dari semua pihak terutama dari kaum bapak-bapak.

"Semoga peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menjadi momen kebangkitan kaum perempuan, untuk ikut berpartisipasi dan berusaha memberikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin," ujar Apriyadi.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumse selaku Ketua Harian GT-PPTPPO Provinsi Sumatera Selatan Hj Susna Sudarti SE MM dalam sambutannya sekaligus membuka secara langsung sosialisasi GT-PPTPPO ini, mengatakan tindak pidana perdagangan orang merupakan masalah yang serius, dimana dari tahun 2015 hingga tahun 2017 telah terdapat beberapa kasus yang telah ditangani GT-PPTPPO dengan korban berasal dari luar dan dalam Provinsi Sumatera Selatan.

"Untuk itu pemerintah, masyarakat serta lembaga masyarakat harus kerja sama dalam upaya melakukan pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang, semoga di tahun-tahun yang akan datang tindak pidana ini tidak terjadi lagi," tutupnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Pemberdayaan Prempuan dan Anak Provinsi Sumsel Ir Hj Agung Mildasanty Mustafa MM melaporkan, narasumber sosialisasi GT-PPTPPO berasal dari Universitas UIN Raden Fatah Palembang, dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Peserta berjumlah 500 orang berasal dari anggota GT-PPTPPO Kabupaten Muba, para camat, kepala desa, Ibu-ibu Dharma Wanita, siswa, forum anak dan forum masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten II Setda Muba Ir H Sulaiman Zakaria MT, Ketua TP PKK Muba Ibu Hj Yulisawati Yusnin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Muba Dewi Sartika SE MSi, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Muba. [rhd]


Baca juga:
KAPOLDA PASTIKAN KONDISI KORBAN PENEMBAKAN MEMBAIK
PAHAM TAPI PURA-PURA TIDAK TAHU
INI PERNYATAAN DIREKTUR RSUD KAYUAGUNG
KOMITMEN TOLAK GRATIFIKASI
GUBERNUR: HARUS TAHU BATASAN MEMBERI DAN MENERIMA


Komentar Pembaca






Berita Populer