RMOLSUMSEL

Home     


OSO: PENGUSAHA PEMPEK ITU PENGUSAHA BESAR
JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 17:27:00 WIB

RMOLSUMSEL
  

RMOL. Ketua DPD RI DR. (H.C) Oesman Sapta Odang menyebutkan pembangunan Kantor DPD RI ini merupakan tanah hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) yang didanai oleh negara, dengan maksud untuk penguatan dan  mempercepat menyerap aspirasi rakyat.

"Mengingat aspirasi rakyat semuanya belum semuanya terjangkau, tercapai dan terakomodir kecuali bilamana fungsi dari DPD RI dimanfaatkan, jadi alangkah indahnya semua orang menghargai orang daerah, diucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah menghibahkan lahan seluas 3.000 meter persegi," tuturnya, saat peresmian Gedung DPD Sumsel, Jumat (21/4).

Ia juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat berdasarkan kebutuhan negara, profesional, dan management negara kedepan, untuk menjalankan yang biasa disebutnya lima S (5 S) antara lain, Strategi dalam mencapai kemakmuran,  dilanjutkan struktur yang mendukung menciptakan kondisi nyaman, kemudian dilanjutkan masyarakat harus memiliki Skill serta sistem untuk mencapai target yang diinginkan negara. Dalam rangka sinergi yang baik antara DPD dan Pemprov Sumsel Oesman mengharapkan jangan ada perbedaan diantaranya.

Osman juga mengakui pertumbuhan ekonomi di Sumsel itu semakin hari semakin meningkat. Ia mencontohkan kepada hadirin dengan makanan khas Bumi Sriwijaya yakni pempek dalam satu hari enam ton pempek keluar dari Sumsel. Dimana ini artinya membangkitkan sektor real ekonomi. Ia menyebutkan pengusaha pempek itu merupakan pengusaha besar yang menitikberatkan kualitas yang semakin hari semakin meningkat.

"Saya sependapat dengan Gubernur yang telah berhasil menaikan ekonomi kerakyatan diSumsel. Dalam satu hari enam ton pempek keluar dari Sumsel lewat Angkatan Udara, Kereta Api, Kapal, ini luar biasa, Daerah lain diharapkan contoh marketing rakyat di Sumsel ini," tutup Ketua DPD RI disambut tepuk tangan hadirin

Sementara dalam hal ini Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan Pemprov Sumsel pertama kali yang menghibahkan tanah untuk Kantor DPD RI dan pertama kali yang diresmikan. Dilanjutkan Alex memaparkan kesiapan Asian Games dihadapan Ketua DPD RI beserta rombongan. Seperti membangun Ligh Rail Transit pertama di Indonesia, membangun tiga ruas jalan tol dan juga membangun rumah sakit bertaraf internasional, penambahan venue bahkan lintasan dayungpun ada di Jakabaring Sport City (JSC), penambahan kapasitas bandara, dan banyak lagi pembangunan infrasturuktur guna mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games di Palembang.


"Inilah Sumsel menghadapi Asian Games. Nanti saya pinjam gedung ini untuk kepentingan Asian Games. Ini ruangan full AC, fasilitas lengkap cuma untuk 4 orang. Baguslah gedung ini kalo dari Kantor Gubernur yang sudah 40 tahun. Tanahnya juga ini dihibahkan dari kami. Kalau diperlukan akan kita pinjam," tutur Alex seraya tertawa


Tidak hanya itu saja, di Palembang lanjut Alex, tidak pernah terjadi dan tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan kerusuhan antar budaya, hal ini menjadi  modal kedua yang dimiliki Sumsel setelah Jakabaring Sport City yang tengah menjadi modal utama pemasaran Sumsel sebagai kawasan pusat olahraga ditengah kota, sehingga saat ini JSC ditunjuk sebagai kawasan wisata olahraga.

“Memang hal biasa kalau Sumsel selalu yang pertama, tak heran banyak yang tak percaya, namun terbukti ketidakpercayaan itu terlaksana, sama saja seperti banyak yang tidak percaya Palembang mampu melaksanakan Asian Games nanti,” tegas Alex

Peresmian ini ditutup dengan penandatanganan prasasti Oesman Sapta  bersama Alex Noerdin  dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine bertanda telah diresmikannya Kantor DPD RI Provinsi Sumsel.[sri/rel]


Baca juga:
KETUA DPD RI SEBUT ALEX SEBAGAI GUBERNUR MARKETING
PAHAM TAPI PURA-PURA TIDAK TAHU
KOMITMEN TOLAK GRATIFIKASI
GUBERNUR: HARUS TAHU BATASAN MEMBERI DAN MENERIMA
SEPERTI KAMAR KEDUA YANG TIDAK MEMADAI


Komentar Pembaca






Berita Populer

Lapar, Belasan Buaya Serang Warga
Jangan Dijual, Batu Akik Jenis Ini Sudah Langka
Harmoni Khatulistiwa Harumkan Nama Indonesia