RMOLSUMSEL

Home     


PROYEK BERMASALAH, REKANAN NYARIS BONGKAR PAKSA BANGUNAN
JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 14:17:00 WIB

RMOLSUMSEL
  

RMOL.Karena merasa kecewa dengan kerjasama yang dianggap merugikan pihak rekanan, proyek taman di areal rumah tumbuh, Kelurahan Muara Enim, Kota Muara Enim yang menggunakan dana APBN tahun 2016 dan 2017 sebesar Rp 4,2 miliyar yang diduga  bermasalah nyaris dibongkar paksa rekanan pemasok material bangunan.

Peristiwa itu terjadi Jumat (21/4) sekitar pukul 09.00 Wib. Beberapa rekanan yang memasuk material bangunan taman tersebut hendak membongkar kembali material yang telah terpasang. Mereka nekat melakukannya, karena pihak kontraktor yang mengerjakan proyek itu belum membayar uang material yang telah dipasok tersebut.

Bahkan, PT Dorva Nuri dari Riau selaku kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, ternyata telah diputus kontrak. Saat ini pengerjaan proyek tersebut telah dilanjutkan oleh perusahaan baru.

Menurut  Narto, Refli, Helmi dan Alul, bahwa mereka selaku rekanan telah memasok material bangunan berupa pasir, batu kali, batu koral, batu konblok, kusen dan pintu untuk pembangunan taman tersebut. Namun material yang telah mereka pasok hingga sekarang belum dibayar.

”Jumlah  material yang kami pasok belum dibayar sebesar Rp 153 juta. Kami masok material sejak bulan Agustus 2016 lalu. Pihak kontraktor yang pertama mengerjakan proyek ini telah diputus kontrak sementara material kami belum dibayar,” jelas mereka, Jumat (21/4).

Mereka nyaris membongkar paksa material yang telah dibangunkan tersebut. Sehingga sempat terjadi ketegangan antara pihak pengawas dan konsultan proyek dengan rekanan tersebut.

”Pihak pengawas tadi menjanjikan kepada kami akan menyelesaikan masalah ini. Jika tidak segera diselesaikan, kami akan bongkar paksa material yang telah kami pasok dan telah digunakan tersebut,” tegasnya.

Karena, lanjutnya, beberapa material yang dipasok tersebut ada yang berasal dari hasil usaha  panti asuhan Darussa’adah. ” Seperti konblok itu kami ambil dari panti asuhan. Untuk membantu memasarkan konblok yang dibuat anak panti tersebut,’ tegas mereka.

Sementara itu, Lanaja, (Konsultan dari Bandung) yang mengawasi proyek tersebut yang berhasil dikonfirmasi terkesan cuci tangan. ”Itukan permasalahan internal mereka dengan kontraktor yang lama,” jelasnya.

Menurutnya, proyek tersebut menggunakan dana APBN. Pada tahun 2016 dianggarkan sebesar R 2,5 miliyar. Namun proyek tersebut tidak selesai dilaksanakan dan diputus kontrak dengan kontraktor yang pertama mengerjakannya.

”Perusahaan yang pertama mengerjakan proyek ini diputus kontrak karena banyak masalah. Seperti material bangunan yang dipasok rekanan tidak dibayar,” jelasnya.

Lalu, lanjutnya, proyek tersebut dilanjutkan kembali pada tahun 2017 ini dengan anggaran sekitar Rp 2 miliyar. ”Sekarang yang mengerjakan proyek ini sudah kontraktor baru,” jelasnya. Pihaknya mengaku akan menyelesaikan permalahan tersebut dengan pihak rekanan yang belum dibayar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Muara Enim, H Ramlan Suryadi, ketika dikonfirmasi mengaku telah mendengar adanya material rekanan yang belum dibayar kontraktor lama.

”Saya telah mendapatkan informasi itu, sebaiknya permasalahan itu diselesaikan dengan Satuan Kerja (Satker) penanggung jawab proyek tersebut, bukan kepada kontraktor yang baru sekarang,’ jelasnya.

Dia juga mengaku prihatin adanya material bangunan yang dipasok rekanan belum dibayar. Terlebih lagi material bangunan  yang diambil dari panti asuhan Darussa’adah. ”Kita tidak ada terlibat dalam pengerjaan proyek itu. Kita hanya penerima hibah setelah proyek itu selesai dikerjakan,” jelasnya.[sri/edwinsyah]


Baca juga:
DEMOKRAT DORONG HOLDA MAJU PILKADA EMPAT LAWANG
MINIMAL DUA KADER PKS DITARGETKAN MAJU PILKADA 2018
WABUP TINJAU LANGSUNG PERBATASAN
MINGGU DEPAN, WN PAKISTAN SEGERA DISIDANGKAN
RS MUHAMMAD RABAIN TERIMA AKREDITASI PARIPURNA


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Masyarakat Mulai Jenuh Masuk Mall Ini
Astra Motor Gelar Perayaan Kartini Bersama Lady Bikers
Masih Mahasiswa Tapi Sukses Berbisnis, Ikuti Trik Ini..