Warga Berharap Premium Tidak Dicabut Dari SPBU

Ekonomi  KAMIS, 20 APRIL 2017 , 09:57:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Warga Berharap Premium Tidak Dicabut Dari SPBU

Antri di SPBU Baturaja/RMOLSUMSEL/M Wiwin

RMOL. Meski pemerintah telah mengeluarkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni Pertalite dan Pertamax, namun sebagian besar warga masih memilih BBM jenis premium untuk kendaraannya.

Harga yang relatif lebih murah, menjadi faktor konsumsi BBM premium tetap jadi primadona masyarakat menengah ke bawah. Warga pun menolak jika premium dihilangkan.

Diketahui, bahwa premium direkomendasikan dihapus, karena di negara lain bensin jenis itu sudah jarang digunakan. Nah, pantauan portal ini di beberapa Stasiun Pengisian BBM Umum (SPBU) di Baturaja ibukota kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), premium masih tetap dijual pada konsumen.

Dalam artian, terpantau belum ada penghapusan premium dari SPBU yang beroperasi di kota itu. Hanya saja, ada beberapa SPBU yang mengurangi jumlah pompa untuk BBM jenis itu.

Meski demikian, kondisi pembelian BBM di berbagai SPBU di Baturaja tetap berlangsung normal. Tidak ada antrian panjang. Apalagi menimbulkan kelangkaan.

BBM Premium masih jadi primadona, karena masyarakat kelas menengah ke bawah saat ini lebih memilih harga murah dan terpenting kendaraannya bisa berjalan.

Seperti halnya Hendra, salah satu warga yang mengisi bahan bakar di SPBU Batu Kuning, Baturaja. Ia mengaku lebih memilih premium lantaran harganya murah. Dan dinilai lebih irit.

Menurutnya, kalau mengisi BBM Pertalite dan Pertamax, justru lebih cepat habis alias tidak irit. BBM jenis itu juga menurutnya, malah membuat mesin kendaraan lebih cepat panas.

“Saya masih pakai premium, karena lebih irit. Harganya juga murah (disubsidi,red). Kalau pakai Pertalite malah lebih cepat habis, dan mesin kendaraan cepat panas. Ya, kami berharap, persediaan premium tetap ada dan tidak dicabut di SPBU oleh Pertamina,” ungkapnya.

Lain lagi pendapat yang disampaikan Bagas, warga Baturaja lainnya. Ia mengaku sudah lama beralih ke BBM jenis Pertalite. Apalagi menurutnya, harga Pertalite dan Premium perbedaaannya tidak terlalu jauh.

“Pertalite malah lebih irit menurut saya. Harganya juga tidak jauh beda,” katanya.

Sementara itu, beberapa pengelola SPBU di Baturaja mengaku tetap mejaga ketersediaan premium. Febi, Manager SPBU Batu Kuning Baturaja menyatakan, pihaknya tidak mengurangi jatah kiriman premium dari depo Pertamina Baturaja.

Stoknya kata dua, tetap sama, belum ada perubahan. Dimana setiap hari pihaknya mendapat kiriman jatah premium sebanyak 8 sampai 16 kilo liter (kl). “Masih normal-normal saja selama ini,” singkatnya.[rik]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 19:00:00

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 17:00:00

Jokowi Manfaatkan Golkar

Jokowi Manfaatkan Golkar

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 15:00:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00

Didampingi Ayah

Didampingi Ayah

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 10:17:00

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 16:30:00