Tiga Belas Tahun Menanti Kikim Area

Ragam  KAMIS, 20 APRIL 2017 , 09:19:00 WIB | LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

RMOL. Keinginan masyarakat Kikim Area, Kabupaten Lahat. Sumatera Selatan untuk membentuk kabupaten sendiri sebagai daerah otonomi baru (DOB), hingga tahun 2017 ini belum juga terwujud.

Selama 13 tahun keinginan yang telah dirintis sejak tahun 2004 itu, nampaknya masih harus menunggu lagi, setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri menghentikan sementara pembentukan DOB dan fokus mengurusi dana desa.

Salah seorang tokoh masyarakat Kikim Area, Alimanjoyo kepada RMOLSumsel, Rabu (19/4) menuturkan, awalnya keinginan masyarakat membentuk Kikim Area dilakukan pada deklarasi di lapangan Desa Bungamas, Kecamatan Kikim Timur tahun 2004 lalu.

Pada saat itu, hadir tokoh masyarakat dan masyarakat menyatakan sikap ingin membentuk kabupaten yang terpisah dari Kabupaten Lahat.

Akan tetapi, keinginan masyarakat itu masih terkendala persyaratan wilayah minimal 5 kecamatan, sedangkan saat itu baru terdapat 4 Kecamatan meliputi Kecamatan Kikim Timur, Kikim Tengah, Kikim Barat, dan Kikim Selatan.

Alimanjoyo menuturkan, karena keinginan masyarakat itu direspon baik Pemkab Lahat yang saat itu Bupati Lahat dijabat Drs. H. Harunata, maka pada tahun 2006 terbentuklah kecamatan baru yakni Kecamatan Pseksu (Penjalang Suku Empayang Kikim Saling Ulu), sehingga persyaratan dalam ketentuan perundangan minimal 5 kecamatan dapat terpenuhi.

"Berbagai persyaratan dipenuhi, dan hingga Bupati Lahat dijabat H. Saifudin Aswari Riva'i dorongan Pemkab Lahat untuk pemekaran DOB itu terus berlanjut, hingga berkas persyaratan pembentukan kabupaten baru disetujui dan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan," lanjutnya.

Diakui Alimanjoyo, pihak terkait baik Kemendagri, DPD, dan DPR telah menurunkan tim untuk melihat langsung kesiapan pembentukan Kabupaten Kikim Area, namun keinginan masyarakat Kikim Area belum dapat terwujud karena pemerintah pusat melalui Kemendagri menghentikan sementara pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

"Tentu saja masyarakat Kikim Area kecewa dengan kebijakan menghentikan pemekaran daerah," tukasnya.[rik]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 19:00:00

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

Tak Ada Verifikasi Faktual Dalam UU Pemilu

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 17:00:00

Jokowi Manfaatkan Golkar

Jokowi Manfaatkan Golkar

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 15:00:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00

Didampingi Ayah

Didampingi Ayah

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 10:17:00

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 16:30:00