RMOLSUMSEL

Home     


WAJAR HARGA DAGING TINGGI, SUMSEL KEKURANGAN SAPI POTONG
RABU, 19 APRIL 2017 , 20:49:00 WIB
LAPORAN: AAN WAHYUDI

  

RMOL. Tingginya minat masyarakat Provinsi Sumatera Selatan, terhadap daging sapi potong segar. Ternyata, belum seimbang dengan pasokan daging yang ada. Sehingga, harga daging segar cenderung tinggi.

Kabid Produksi Ternak Dinas Ketahanan Pangan Dan Perternakan Pemprov Sumsel,  I Wayan Telabah mengatakan, selama ini pasokan raging sapi di Sumsel berasal dari kabupaten/kota di Sumsel, seperti Kabupaten Banyuasin,  Kabupaten Muba dan Kabupaten OKI.  Serta, suplay dari Lampung dan dari Pulau Jawa.

Berdasarkan data dari pihaknya, konsumsi daging paling tinggi di Kota Palembang. Dengan rata-rata per hari 50 sampai 70 ekor sapi, yang masuk ke rumah potong hewan atau RPH . Satu ekor sapi mencapai 150 kg. Jumlah tersebut akan meningkat saat datangnya hari besar keagamaan seperti Ramadhan atau Idul Fitri, dengan permintaan mencapai sekitar 100 ekor per hari.

"Rata data kekurangan hingga 3 ribu ekor per tahun. Untuk itu, perlu dijaga ketersedian pasokan daging sapi untuk menjaga harga. Jika tidak, menyebabkan kenaikan harga," tegasnya, Rabu (19/4).

Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi pada saat permintaan tinggi itu menjadi sesuatu yang biasa. Sehingga, pihaknya akan berusaha menjaga ketersediaan pasokan.

"Kami telah bekerja sama dengan instansi terkait termasuk bulog dan dinas perdagangan," ujarnya. [yip]


Baca juga:
INILAH SARAN AGAR MOBIL DINAS DIGUNAKAN SEBAGAIMANA MESTINYA
CALON ESELON IV HARUS IKUT "ON CLASS" 30 HARI DULU
36 ORANG LULUS JADI PNS DI BANYUASIN
SISWI SMP DICABULI SEPUPU DI BANYUASIN
PATRI SIAP BERSINERGI DENGAN PEMKAB BANYUASIN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Merdeka.. Dulu Impor Sekarang Ekspor Bawang Merah
Telkomsel Terus Bangun Wilayah Perbatasan Negara
Kesuksesan Makro Ekonomi Jangan Jadi Propaganda Menyesatkan