Mobil Satu Keluarga Diberondong Tembakan

Polda Sumsel Siap Bertindak Tegas

Kriminal  RABU, 19 APRIL 2017 , 16:52:00 WIB | LAPORAN: SADAM MAULANA

Polda Sumsel Siap Bertindak Tegas

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto/net

RMOL. Terkait peristiwa penembakan mobil berisi satu keluarga di Lubuklinggau kemarin, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) siap menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto berjanji, pihaknya akan menindak tegas anggotanya yang terbukti bersalah. Terlebih peristiwa berdarah itu diduga melibatkan anggota kepolisian.

"Saya turut berduka cita. Saya berjanji akan menindak anggotanya yang terbukti bersalah. Tim dari Polda juga sedang turun menyelidiki di TKP," kata Agung, Rabu (19/4).

Dia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima jika kendaraan berisi satu keluarga berisi tujuh orang itu menerobos razia kendaraan bermotor. Mobil Honda City dengan nomor polisi (nopol) BG 1488 ON itu tidak berhenti saat diberhentikan Polantas.

Bahkan hampir menabrak tiga polisi. Kemudian sejumlah personel polisi melakukan pengejaran. Dan setiba di Jalan HM Soeharto tepat di samping kantor Bank Mandiri Unit Simpang Priuk, mobil berhasil dipepet polisi dari samping kanan.

"Dalam pengejaran ini hampir menabrak masyarakat dan diberikan tembakan peringatan," terang Agung.

Menurut Agung, ada prosedur standar operasi dalam menghadapi pengemudi kendaraan yang menolak berhenti saat digelar razia kendaraan, dimulai dengan stop menggunakan tangan.

"Apabila membahayakan petugas seperti akan menabrak petugas, didahului dengan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali," tuturnya.

Sebelumnya, mobil Honda City berwarna hitam dengan nomor polisi BG 1488 ON diberondong tembakan. Kejadian ini berlangsung di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Lubuklinggau, kemarin, sekitar pukul 11.30 WIB.

Pada peristiwa itu satu orang tewas di lokasi kejadian. Sementara lima orang lainnya dalam keadaan kritis. Kendaraan ini ditumpangi sopir bernama Diki (30), Surini (54), Dewi (35), Indra (33), Novianti dan seorang balita berinsial G.[sri]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00