RMOLSUMSEL

Home     


BANYUASIN SUKSES GELAR RAKORDA LPSE SE-SUMSEL
SELASA, 18 APRIL 2017 , 08:18:00 WIB

RAKORDA LPSE/RMOLSUMSEL/BUBUN KURNIADI
  

RMOL. 17 Kabupaten Kota di Sumsel ikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) se-Provinsi Sumsel, di gedung graha Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin, Senin (17/4).

Dikatakan, Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik LKPP Pusat, Gatot Pambudhi Poetranto, dalam sambutannya menyampaikan, sejarah terlaksananya pengadaan barang dan jasa pemerintah dimulai tahun 2003, dengan Kepres nomor 80 tahun 2003 tentang pedoman pengadaan barang/jasa pemerintah, setiap instansi mulai diperbolehkan menggunakan teknologi informasi dalam pengadaan.

“Kegiatan LPSE adalah unit layanan penyelenggara system elektronik pengadaan barang jasa pemerintah dengan memanfaatkan teknologi berbasis internet, yang diatur dalam Perpres nomor 70 tahun 2010," jelasnya

Masih katanya, tujuanya meningkatkan transfarasi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar, persaingan sehat antara pelaku usaha, juga memperbaiki proses monitoring dan audit serta untuk memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Maka dari itu, dia berharap, Rakorda ini dapat memberikan masukan ilmu untuk kemajuan LPSE ke depan di masing-masing Kabupaten/Kota, sehingga para peserta Rakorda selaku pengelola kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat memahami dan melaksanakan kegiatan LPSE ini sebagaimana yang diharapkan.

“Harapan kami kepada peserta Rakorda LPSE se-Sumsel, kiranya hasil studi banding ini menjadi salah satu acuan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, agar dapat berjalan secara efisien, efektif dan transfaran serta akuntabel. Sehingga dapat tercipta persaingan yang sehat antar pelaku usaha, dan optimalisasi belanja Negara dapat diwujudkan,” harapnya.

Sementara itu, Wabup selaku Plt Bupati Banyuasin Ir.SA Supriono mengatakan, secara keseluruhan menggunakan LPSE lebih baik dibandingkan dengan proses lelang secara manual yang terbilang mahal, tidak efisisen dan rawan penyimpangan.

 “Maka dari itu, kami berharap agar LPSE dapat berjalan degan lebih baik dan bisa memberikan partisifasi dalam percepatan proses pembangunan dalam rangka mewujudkan masyarakat Sumsel sejahtera dan mandiri,” singkatnya.[bubun/rik]


Baca juga:
JELANG ROLLING ALAT KELENGKAPAN, FRAKSI DEWAN LAHAT GENCAR LOBI
INILAH ISI DEKLARASI SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA
TAMASYA AL-MAIDAH DINILAI INTIMIDASI PEMILIH
PEMKOT PRABUMULIH TAK INGIN DIJADIKAN TONG SAMPAH PNS
DIDROOPING 6000 KEPING,TAPI KTP-EL BELUM DICETAK


Komentar Pembaca






Berita Populer

Konflik Korea Harus Dilihat dari Perspektif yang Luas
PePATRI, Tingkatkan Kualitas Pengobatan Tradisional
Rayuan Maut Donwori Bikin Adik Ipar Jatuh ke Pelukannya