RMOLSUMSEL

Home     


GAJI HONORER PEMKOT SUDAH MELEBIHI STANDAR UMR
SENIN, 17 APRIL 2017 , 19:40:00 WIB
LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Meski kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah mulai membaik, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang belum mewacanakan untuk menaikkan gaji tenaga honorer sesuai standar Upah Minimum Regional (UMR), seperti yang pernah diharapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) saat inspeksi medadak (sidak) beberapa waktu lalu.

Kepada RMOL Sumsel, Kepala BPKAD Kota Palembang, Hoyin Rizmu menyampaikan, ada beberapa pertimbangan terkait kenaikan upah tenaga honorer yang sudah mengabdikan diri di Pemerintahan Kota Palembang, salah satunya adalah, kondisi keuangam belum memungkinkan.

"Memang kondisi keuangan kita sudah membaik, tapi untuk kenaikkan gaji honor belum dipikirkan. Karena harus di koordinasikan lebih dulu," jelasnya saat dibincangi di ruang kerjanya.

Hoyin menerangkan, sebenarnya gaji tenaga honorer di lingkungan Pemkot Palembang sudah melebihi standar UMR yang dipinta. Karena, dari gaji sebesar Rp1,5 juta ada beberapa tambahan honor yang diberikan.

"Jadi kita ada uang perkegiatan, jadi jika dihitung-hitung gaji mereka melebihi UMR," ungkapnya.

Hoyin menerangkan, Pemkot Palembang sudah memikirkan apa yang menjadi kebutuhan tenaga honorer. Meski belum bisa memberikan nilai yang cukup besar, tapi ada beberapa yang bisa diberikan sebagai tanda jasa atas pengabdiannya.

"Saat ini kita hanya bisa berikan seperti itu, tapi kedepan akan kita pikirkan. Yang jelas kita akan memperhatikan sesuai kebutuhan hidup saat ini," tandasnya. [yip]


Baca juga:
PENDUKUNGNYA DESAK NYALON, PRIA INI MASIH MIKIR-MIKIR
SEPERTINYA POSISI FOTO INI ADA YANG SALAH
FRAKSI NASDEM DIROTASI, HARDI JABAT KETUA
DINKES TEMUKAN KASUS TBC MENINGKAT DI PALEMBANG
SISKA MARLENI: HARUS GO INTERNASIONAL


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Warga Komplek Ini Potong Sapi Cuci Dusun Gegara Kasus Dokter Mesum
Setelah Belasan Tahun, Banjir Hebat Kembali Terjadi di Prabumulih
Ngeri, Ada Tengkorak Manusia di Kebun Warga