Pilkada Palembang

Pendukungnya Desak Nyalon, Pria Ini Masih Mikir-mikir

Ragam  SENIN, 17 APRIL 2017 , 17:13:00 WIB | LAPORAN: RAHMAD RAMLI

Pendukungnya Desak Nyalon, Pria Ini Masih Mikir-mikir

MAA saat bersama masyarakat/ rmolsumsel

RMOL. Gerakan Peduli Sesama (GPS) yang baru dibentuk dua bulan lalu, diluar dugaan berkembang pesat. Lembaga yang fokus pada kegiatan sosial dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga yang wafat tersebut kini tercatat telah memiliki 10 ribu member.

GPS sendiri digagas M Akbar Alfaro (MMA) yang kini menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang, dengan fokus kegiatan BLT kematian.

Gerakan tersebut terbentuk setelah melihat kondisi keluarga supporter Sriwijaya FC yang wafat akibat kecelakaan. Ternyata kehidupan keluarga supporter ini cukup memprihatinkan, dan hal ini juga menimpa warga miskinnya di Kota Palembang. Meski terlihat sederhana namun program ini ternyata secara antusias disambut masyarakat.

Melihat hal tersebut, muncul desakan untuk meminta MAA maju mencalonkan diri di Pilkada Kota Palembang. Utamanya dari member GPS dan aktivis dari gerakan ini sendiri.

Menanggapi desakan tersebut MMA sendiri belum bisa memberikan komentar apakah dia maju atau tidak. GPS yang didirikannya murni sosial dari kantong pribadinya sebagai bentuk tanggung jawabnya menjadi orang diamanahkan untuk memiliki rezeki lebih.

"Kematian itu tidak milih-milih. Kakak saya sudah meninggal, meski kami dalam kondisi cukup tetap saja bersedih dan merasa kehilangan. Bagaimana dengan orang yang tidak mampu apalagi dia itu tulang punggung keluarga. Itu yang menjadi alasan utama mengapa saya membentuk GPS," kata pengusaha muda kelahiran Palembang, 29 Mei 1988 ini.

Pengusaha alat berat dan bongkar muat ini mengaku, desakan memang ada namun lebih baik dia fokus dibidang sosial karena mungkin belum waktunya.

"Jujur apa yang saya lakukan murni sosial. Kalau mau cari duit, yah fokus bae aku jadi pengusaha tapi kan hidup ini bukan sekedar mencari uang saja. Kalau ke politik bagaimana yah....Aku pakai politik santun saja," kata MAA di hadapan simpatisan GPS, Senin (17/4).

Akbar menegaskan jangan sampai ada anggapan, apa yang dilakukannya ini hanya untuk mencari dukungan di Pilkada saja. Sehingga nantinya apakah dia akan turun atau tidak di Pilkada, GPS tersebut tetap berjalan.

"Jadi atau tidak, menang atau kalah belum terpikir. Kalau respon poitif bisa saja maju. Kalau tidak yah fokus saja di GPS ini. Tidak masalah," tegas dia. [rhd]



Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00