RMOLSUMSEL

Home     


WABUP OKU KOLEKSI BENDA LAWAS USIA BELASAN TAHUN
SENIN, 17 APRIL 2017 , 09:31:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

WABUB OKU JOHAN ANUAR BERSAMA KADISBUDPAR SUMSEL DAN PROF TRUMAN/RMOLSUMSEL/M WIWIN
  

RMOL. Tak seperti pejabat lainnya, Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar, memiliki hobi unik. Yakni, mengoleksi benda-benda berbau lawas, apapun bentuknya.

Nah, pada acara sosialisasi rumah peradaban Gua Harimau tempo hari, politisi Partai Golkar itu membeberkan beberapa koleksi benda-benda purbakala yang sampai saat ini masih ia simpan. Diantaranya adalah fosil-fosil binatang purba.

“Saya punya banyak koleksi. Sudah saya tunjukkan pada peneliti. Diantaranya saya mempunyai enam kura-kura yang menjadi batu,” ungkap bekas Ketua DPRD OKU itu.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh dari obrolannya dengan tim Arkeologi Nasional (Arkenas) beberapa waktu lalu, bahwa Kura-kura yang ia simpan itu sudah berumur 13 juta tahun.

Lanjut Johan, selain mempunyai enam kura-kura yang menjadi batu, masih banyak lagi fosil-fosil hebat lainnya, yang semua itu masih ia simpan. Dan tidak pernah ia jual.

Ya, Johan juga mengaku punya batu besar yang ditempeli ikan (juga sudah menjadi batu). Belum lagi Kayu Sungkai (kayu jadi batu,red), yang banyak berjejer di kediamannya.

Kata Johan, benda purbakala/ fosil-fosil binatang purba itu banyak ia temukan di daerah uluan, diantaranya di kawasan Desa Pedataran. Itu, dalam satu lokasi.

“Banyak juga hewan-hewan kecil yang jadi batu. Dan itu menurut penelitian, sudah berusia jutaan tahun,” imbuh dia.

Benda/ fosil purbakala itu ia dapat berbarengan dengan hobbynya yang suka mengendarai mobil offroad keliling wilayah OKU.

“Karena saya merasa itu adalah peninggalan nenek moyang kita, jadi sampai sekarang saya simpan betul. Nah, kalau museum (purbakala) kita jadi, itu semua akan saya sumbangkan pada museum kita ini,” katanya.

Berkaitan dengan Rumah Peradaban Gua Harimau, Johan berharap dukungan dari masyarakat untuk menjaga dan melestarikan peninggalan-peninggalan yang ada di Gua itu.

Apalagi menurutnya, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, sudah memprogramkan berbagai macam kegiatan termasuk sarana prasarana untuk melesatarikan cagar budaya yang ada ini.

Sebab, peninggalan – peninggalan yang ada di Gua Harimau bukan hanya menjadi aset budaya, melainkan juga menjadi aset pariwisata

Ia pun menyebut banyak daerah yang maju, bahkan pendapatan daerah itu sangat tinggi dari sektor wisata.

“Nah, ini yang perlu kita jaga dan pelihara. Mari kita (masyarakat OKU,red) menjaga, memelihara, mendukung program pemerintah untuk melestarikan cagar budaya ini,” tandasnya.[rik]


Baca juga:
SISKA MARLENI: HARUS GO INTERNASIONAL
MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK H MULARIS DJAHRI
KINERJA PEMERINTAHAN DIKLAIM TERBAIK SE SUMSEL
LIGA 1 : SFC INGIN REBUT DERBY SUMATERA
DPRA PKS LAIS, RESMI DILANTIK


Komentar Pembaca






Berita Populer

Wisatawan Mancanegara Kagumi Koleksi Batik Tulis Mesum Dr AK Gani
Hebat! Banyuasin Sukses Gelar Karnaval 2017
3 Putri Cantik asal OKU Akan Diterbangkan ke Surabaya