RMOLSUMSEL

Home     


SATUKAN PERSEPSI, BANGKITKAN EKONOMI UMAT BERBASIS MASJID
SABTU, 15 APRIL 2017 , 15:46:00 WIB
LAPORAN: ERIK OKTA

SEMINAR MEMBANGKITKAN EKONOMI UMAT BERBASIS MASJID/RMOLSUMSEL/ERIK OKTA
  

RMOL. Suasana dikomplek gedung DPRD Provinsi Sumsel Jalan Pom IX, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang Sabtu (15/4) sedikit berasa berbeda dari biasanya.

Lantunan ayat suci Alquran yang berkumandang didalam masjid Al Ra'iyah komplek gedung DPRD Provinsi Sumsel tersebut menambah kesejukan dalam beraktivitas dan menghadapi tantangan kehidupan.

Pantauan RMOLSumsel, ternyata tengah digelar seminar bertemakan "Membangkitkan Ekonomi Umat Berbasis Masjid Belajar Dari Wakaf Kiai Marogan" yang digelar oleh Rumah Tahfidz Yatim Dhuafa Sumsel.

Pembinan Rumah Tahfidz Yatim Dhuafa Sumsel H Masagus Fauzan Yayan SQ mengatakan seminar ini diadakan dalam rangka peringatan Haul ke 116 Kiai Marogan salah satu yang dibahas dalam seminar ini adalah bagaimana masjid belajar untuk memaksimalkan dana umat yang ada dimasjid agar dana itu tidak mengendap.

"Kita satukan dulu persepsi seluruh pengurus masjid agar bisa memberdayakan ekonomi umat yang berbasis masjid, salah satunya dibuat semacam halal Mart dilingkungan masjid," katanya.

Ia menambahkan, jika masjid sudah diberdayakan melalui ekonomi dengan ribuan jumlah masjid yang ada di Palembang insyah Allah akan membangkitkan ekonomi umat islam
"Selain itu diberdayakan ekonominya dimasjid idealnya ada rumah tahfidz dari rumah tahfidz itulah pengurus bisa mengkader imam - imam masjid," tambahnya.

KH Mal An Abdullah mengatakan nilai strategis Wakaf Kiai Marogan diantara dua masjid yang telah diwakafkannya di Palembang yakni Masjid Ki Marogan dan Masjid Lawang Kidul selain bernilai strategis masjid ini juga menjadi pangkalan dakwah dikota Palembang yang posisinya berada ditepian sungai Musi.

"Wakaf masjid nya ini sekarang menjadi daya tarik wisata religi yang penting dan menarik dikota Palembang," katanya.

Dengan adanya daya tarik wisata religi, ini bisa menambah pintu rezeki masyarakat kota Palembang dengan memasarkan produk atau destinasi wisata dipasar pariwisata dunia yang sangat terbuka.[rel/rik]


Baca juga:

Fatal error: Call to a member function moveNext() on a non-object in /home/rmoljabar/rmolsumsel/news.php on line 214