Gua Putri Tak Seindah Dulu Lagi

Ragam  JUM'AT, 14 APRIL 2017 , 14:55:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Gua Putri Tak Seindah Dulu Lagi

Gua Putr/ net

RMOL. Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) banyak memiliki potensi objek wisata alam yang kaya akan sejarah dan legenda cerita rakyat. Satu diantaranya yakni Gua Putri yang terletak di Kecamatan Semidang Aji.

Namun sayangnya, objek wisata di bawah naungan Dinas Pariwisata (Dispar) setempat ini kondisinya seakan tak terawat atau tak terpelihara dengan baik.

Padahal objek wisata alam yang memiliki legenda atau cerita rakyat semacam Putri Dayang Merindu dan Serunting Sakti (Si Pahit Lidah) ini, namanya cukup terkenal. Bukan hanya ditingkat lokal dan regional saja. Melainkan sudah masuk ke tingkat Nasional.

Pantauan di lapangan, Gua Putri terlihat tak seindah dulu lagi. Jika dulunya jalan setapak yang nyaman untuk dilewati, namun saat ini pengunjung harus berhati-hati. Jalan setapak terasa licin. Tanah lembab seakan menyelimuti jalan tersebut.

Selain itu, jika dulunya, pesona lampu warna-warni terpancar menerangi dinding-dinding bebatuan dalam gua, sekarang ini pesona itu seakan lenyap. Tak dapat lagi dinikmati untuk memanjakan mata. Hanya ada beberapa lampu bewarna saja yang menyala. Yang ada sekarang ini, lampu bercahaya putih sebagai alat penerangan dalam gua.

Bukan haya itu. Untuk menyelusuri ke dalam gua putri, pengunjung harus lebih berhati-hati. Pagar pengaman berbahan besi, di dalam gua juga terlihat tidak sempurna lagi. Selain goyang, juga sudah ada yang patah. Untuk itu perlu berhati-hati saat berkunjung. Kalau tidak bukan tidak mungkin bisa terjungkal.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar), OKU Paisol Ibrahim saat di Konfirmasi wartawan di lokasi Gua Putri menjelaskan, kerusakan itu terjadi pasca banjir bandang yang terjadi di gua putri beberapa waktu lalu. Untuk melakukan perbaikan kata dia, tentunya dibutuhkan dana.

Sayangnya Dispar belum memiliki anggaran untuk perbaikan, mengingat kondisi keuangan. Dinas Pariwisata ini kata Paisol, lebih kurang, baru tiga bulan terbentuk pasca nomenklatur baru. Sehingga terbatas anggaran.

Disinggung mengenai lampu warna-warni yang memperindah bagian dalam gua putri yang seakan menghilang, kata Kadispar OKU, lampu-lampu tersebut juga mengalami kerusakan pasca banjir bandang.

“Ini akan kita perbaiki pada 2018 akan kita anggarkan. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak provinsi dan kementerian,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, berharap setiap kabupaten/ kota bisa mengembangkan potensi wisata secara fokus.

Dirinya memahami kondisi saat ini dimana efisiensi anggaran jadi keluhan setiap lembaga termasuk dinas pariwisata.

Namun kata dia, banyak hal yang bisa dicari celah untuk mengembangkan objek wisata masing-masing daerah. Misalnya melalui pihak kementerian dan sebagainya. Tinggal tergantung kemauan daerah itu sendiri. [rhd]



Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00