4 Tahun Jalani Hubungan Terlarang, 2 PNS Diringkus Warga...

Ragam  JUM'AT, 14 APRIL 2017 , 11:59:00 WIB

4 Tahun Jalani Hubungan Terlarang, 2 PNS Diringkus Warga...

rumah tempat mesum kedua pns

RMOL.  Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Peribahasa itu layak untuk menggambarkan perselingkuhan M (40) dan E (35).

Dua pegawai negeri sipil (PNS) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) itu tertangkap basah sedang melakukan perbuatan asusila, Selasa (11/4).

Dari informasi yang dihimpun, keduanya diduga sudah menjalin asmara terlarang selama empat tahun.

Kepala Badan Kesbangpol Kobar Mudelan mengaku baru mengetahui kelakuan M dan E pada 2016.

Dia pun pernah memanggil keduanya dan meminta mereka tak melakukan perbuatan terlarang.

"Kalau saya tahu 2016, yang bersangkutan saya panggil ke ruangan, cuma nasihati karena tidak ada bukti. Kalau rekan kantor sudah mendengar lama sekitar tahun 2013 atau 2014," ujar Mudelan seperti dikutip dari JPNN, Jumat (14/4).

Sehari setelah tertangkap basah, M dan E tidak masuk kantor.  M meminta izin karena ingin menyelesaikan urusan keluarga. Di sisi lain, E tidak memberi kabar alias mangkir.

"Inti pesan singkatnya minta izin tidak masuk dan meminta maaf telah merusak nama Kesbangpol dan katanya mau bertobat. Kalau yang perempuan, tidak ada kabar," ucap Mudelan.

Wartawan pun menyambangi rumah yang dijadikan M dan E berbuat asusila.

Rumah itu berada di Jalan Pasanah, Gang Rusa II, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar. Rumah yang disewa M dan E itu memang cukup jauh dari kediaman warga. Rumput ilalang, pohon singkong, dan sawit mengelilingi rumah itu.

"Saya, sebelum kejadian dijemput oleh Satpol PP, sebagai saksi. Namun saat di lokasi saya tidak ikut masuk. Saya hanya melihat ada yang sempat keluar ke belakang menuju semak-semak dan dikejar oleh anggota satpol PP," ucap Wakil Ketua RT 24, Kelurahan Sidorejo Marjo Sumardiyono.

Menurut Marjo, warga sudah mencurigai gerak-gerik M dan E. Namun, warga tak mau melakukan hal gegabah. Sebab, M dan E sering datang siang hari.

"Kecurigaan dari warga sudah ada, warga tidak berani bertindak siang hari," tuturnya. [ida]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00