SRG Banyuasin Jadi Perhatian Bappebti Kemendag RI

KABUPATEN BANYUASIN  KAMIS, 30 MARET 2017 , 09:15:00 WIB

SRG Banyuasin Jadi Perhatian Bappebti Kemendag RI

SRG Banyuasin/Istimewa

RMOL. Optmalisasi Sistem Resi Gudang (SRG) di Kabupaten Banyuasin ternyata menjadi perhatian Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan RI. Hal itu terbukti dari kunjungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala ke Bumi Sedulang Setudung beru-baru ini.

Kepala DPKUKM Kab. Banyuasin Ir. Hj. Ria Apriani, M.Si mengatakan SRG ini merupakan Sistim tunda jual, dimana pada waktu panen Raya harga gabah cenderung menurun, petani bisa menyimpan gabahnya melaui pemanfaatkan keberadaan gudang SRG ini dengan mendapatkan bukti Resi yang dapat diagunkan ke Bank Sumsel untuk mendapatkan pinjaman dana dengan bunga yang kecil, karena ada subsidi dari BAPPEBTI.

”Resi gudang ini dapat digunakan bagi petani dalam membiayai proses penananam lahan dapat digunakan juga untuk membiayai persediaan bahan baku. Setelah harga gabah meningkat petani bisa mengambil kembali simpanan gabahnya untuk dijual kembali” kata Ria.

“Oleh karena resi gudang merupakan bukti kepemilikan, maka resi gudang ini dapat diperdagangkan, diperjual belikan, dipertukarkan, ataupun digunakan sebagai jaminan bagi pinjaman, maupun dapat digunakan untuk penyerahan barang” pungkas Ria.

Kunjungan ke Pemkab Barito Kuala merupakan tindak lanjut dari rekomendasi hasil rapat persiapan peresmian gudang sistem resi gudang Kabupaten Banyuasin dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan RI.

Wakil Bupati Barito Kuala, di Indonesia, Sistem Resi Gudang (SRG) diatur oleh Undang-Undang nomor 9 tahun 2006 tentang sistem resi gudang, dimana definisi resi gudang menurut undang-undang tersebut adalah dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang.

“Penerapan resi gudang di Kabupaten Barito Kuala sudah dioperasikan sejak tahun 2010 lalu. Keberadaan SRG ini selain ditujukan untuk membantu petani agar padi yang dihasilkan memperoleh harga terbaik, juga yang terpenting adalah memutus mata rantai sistem para tengkulak yang selama ini justru menikmati keuntungan dibanding petani. Harapannya, sistem resi gudang menjadi alternatif terbaik bagi petani. Nantinya memberikan kesejahteraan bagi para petani,” kata Wakil Bupati Barito Kuala H. Ma’mun Kederi baru-baru ini.

Ada beberapa kesamaan antara Kabupaten Barito Kuala dengan Kabupaten Banyuasin, yaitu sama-sama daerah Pasang Surut, kemiripan topografi, dan kesamaan sebagai daerah penghasil padi dan jagung.[rel/bubun/rik]

Komentar Pembaca
Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00