Lima Raperda Inisiatif DPRD Sumsel Disetujui

advertorial  SENIN, 20 MARET 2017 , 15:45:00 WIB

Lima Raperda Inisiatif DPRD Sumsel Disetujui

Raperda Inisiatif DPRD Sumsel

RMOL. Panitia Khusus DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) menyampaikan hasil penelitan dan pembahasan terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Sumsel pada rapat paripurna, Senin (20/3). 
Dari 10 Raperda yang telah dilakukan penilitian dan pembahasan oleh masing-masing Pansus, akhirnya lima Rapeda disetujui, tiga Raperda diperpanjang untuk dilakukan pembahasan dan dua Raperda belum dapat disetujui.

Kelima Raperda yang disetujui adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak Yatim, Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa, Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Pembudiyaan Ikan. Ketiga, Raperda tentang Ketahanan Keluarga, keempat Raperda tentang Pelestarian Cagar Budaya dan Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan.[KANAN]1489999247.jpg[/KANAN]

Sementara tiga Raperda yang diperpanjang masa pembahasannya adalah Raperda Masyarakat Hukum Adat, Raperda tentang Izin Lingkungan Hidup dan Raperda tentang Penyelesaian Batas Daerah antar Kabupaten-kota. 

Sedangkan, dua Raperda yang belum disetujui adalah Raperda tentang Pendirian BUMD Peternakan dan Raperda tentang Penyiaran Televisi Melalui Kabel dan Stasiun Berjaringan.

[KIRI]1489999269.jpg[/KIRI][KANAN]1489999286.jpg[/KANAN]Juru BicaraPansus II DPRD Sumsel, Ir H. Sujarwoto yang membahas Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Nelayan serta Raperda Tentang Penanggulangan Kemiskinan menyimpulkan untuk menerima dan memahami dua raperda yang dilakukan pembahasan. 

Sementara Juru Bicara Pansus I DPRD Sumsel, H.A Syarnubi, SP.MM menyampaikan Pansus I yang membahas Raperda tentang Penyelesaian Tapal Batas Daerah Antar Kabupaten/Kota dalam Wilayah Provinisi Sumsel dan Raperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Sumsel meminta perpanjangan waktu pembahasan. 

[KIRI]1489999207.jpg[/KIRI]“Maka Panitia Khusus I DPRD Sumsel berkesimpulan meminta persetujuan rapat paripurna XII dewan yang terhormat ini dilakukan perpanjangan waktu pembahasan terhadap raperda tersebut dikarenakan ada beberapa ketentuan yang harus di konsultasikan kembali ke Kementrian Dalam Negeri,” ujar Syarnubi. [KANAN]1489999229.jpg[/KANAN]

Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan untuk dua raperda tentang penyiaran televisi melalui kkabel dan sistem berjaringan serta raperda tentang pendirian BUMD peternakan Sumsel di stop pembahsannya. 

“Yang dua Raperda kita stop. Karena masalah kewenangan, dan belum dianggap perlu,” pungkas Giri. 

Rapat Paripurna DPRD Sumsel dihadiri Ketua DPRD Sumsel, Wakil-Wakil Ketua DPRD Sumsel dan Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin dan anggota DPRD Sumsel. [ADV]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

Gladiresik Pelantikan Praspa TNI-Polri

Gladiresik Pelantikan Praspa TNI-Polri

MINGGU, 14 JULI 2019 , 16:32:00

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00