Pemkab Banyuasin-ZSL Mantapkan Kerjasama Proyek Kelola Sendang

KABUPATEN BANYUASIN  JUM'AT, 10 MARET 2017 , 21:58:00 WIB

Pemkab Banyuasin-ZSL Mantapkan Kerjasama Proyek Kelola Sendang

Lokakarya koordinasi Proyek Kelola Sendang/RMOLSumsel-bubun

RMOL. Lembaga sosial masyrakat (LSM) Zoological Society of London (ZSL) melakukan kerjasama dengan Pemkab Banyuasin. Kedua pihak bekerjama dalam Proyek Kelola Sendang atau Kemitraan Pengelolaan Lanskap Sembilang-Dangku.

Sehubungan itu digelar Lokakarya Koordinasi dan Sinkronisasi Implementasi Proyek Kelola Sendang. Rapat  dihadiri oleh Wakil Bupati SA Supriono bertempat di Aula Bappeda dan Litbang Banyuasin, Jumat (10/3)

Selaku Plt Bupati Banyuasin, SA Supriono menyatakan mendukung Proyek Kelola Sendang. Ia meminta ini menindaklanjutiproyek dan menyelaraskan rencana implementasi proyek dengan prioritas program kerja Pemkab Banyuasin.

"Kita harap dalam pertemuan ini  menghasilkan sebuah terobosan dalam pengelolaan Lanskap yang berkelanjutan sehingga berpengaruh pada kebijakan pemerintah daerah dan perekonomian masyarakat di Banyuasin," ujar  SA Supriono RMOLSumsel.

Pemkab Banyuasin, ungkapnya butuh, ketegasan pihak yang terkait dalam menyelesaikan permasalahan hutan dan lingkungan alam. Termasuk keberlangsungan hidup masyarakat di sekitarnya. Pertumbuhan jumlah penduduk akan berdampak pada kelestarian alam.

"Dengan otonomi daerah sekarang, Pemda kaku dalam mengambil kebijakan apalagi berkaitan dengan kawasan Sembilang-Dangku, dimana Kabupaten Banyuasin sebatas tempatnya sebab kewenangan itu sepenuhnya ada di Pemerintah Pusat," jelasnya.

ia menjelaskan Lanskap Sembilang-Dangku tidak hanya dikawasan Banyuasin tapi juga mencakup wilayah Kabupaten Muba dan Berbak Sembilang. Untuk wilayah Banyuasin kawasan sembilang-dangku dengan luas sekitar 226 ribu hektar.

Ia juga mengharapkan, pemerhati terhadap kerusakan hutan tidak hanya dibebankan kepada NGO. Semua pihak harus ambil bagian. Meskipun kondisi saat ini hutan tidak habis tapi dengan upaya itu setidaknya menghambat laju kerusakan hutan.

Sementara itu, Project Director Kelola Sendang Prof Damayanti Buchori mengatakan, Proyek Kelola Sendang dimotori oleh ZSL bersama dengan mitra pelaksana yaitu IDH, FPP, SNV, Daemeter, dan Deltares. Ini merupakan salah satu proyek di Indonesia yang mengadopsi pendekatan Lanskap, dengan menyeimbangkan produksi, konservasi dan penghidupan masyarakat.


"Kegiatan ini diharapkan untuk mendapatkan masukan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin bagi strategi dan rencana implementasi Proyek Kelola Sendang. Agar skema dan strategi yang akan disepakati dapat bersinergi dengan Pemerintah Pusat," katanya.

"Proyek Kelola Sendang diharapkan dapat mendukung perencanaan dan tindakan kolaborasi serta mobilisasi sumber daya alam dalam rangka pengelolaan Lanskap Sembilang-Dangku untuk jangka panjang," katanya. [bubun/ida]

Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00