Layangan dan Pohon Jadi Pemicu Demo Ini

Sosial  KAMIS, 23 FEBRUARI 2017 , 16:37:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Layangan dan Pohon Jadi Pemicu Demo Ini
RMOL. Seringnya terjadi pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), membuat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Baturaja Area Lahat didemo massa gabungan dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Lingkungan (LP3L) OKU, Kamis (23/2).

Yeyen, dalam orasinya meminta Ketua DPRD OKU untuk segera membuat pansus untuk PLN Baturaja karena dinilai melanggar Undang Undang. Selain itu diminta merekomendasikan ketiga unsur pimpinann PLN Ranting Baturaja, untuk mengundurkan diri dari jabatan karena gagal melaksanakan tugas memberikan pelayanan terhadap konsumen masyarakat OKU.

Menurutnya masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan prima.

"Masyarakat tidak perlu tahu apa penyebab sering matinya aliran listrik, sama seperti PLN tidak mau tahu bagaimana asalnya uang yang didapat masyarakat untuk membayar rekening listrik," kata Yeyen dalam orasinya.

Lanjutnya, pimpinan PLN Baturaja telah gagal dalam melaksanakan itu semua, bahkan cenderung menurun dari pimpinan sebelumnya.

"Kami berharap pimpinan PLN wilayah Sumsel mengganti ketiga unsur pimpinan PLN Baturaja," ucapnya.

Direktur Eksekutif LP3L, Yunizir Djakfar dalam orasinya menegaskan tidak perlu dilakukan dialog dengan pihak PLN.

"Mereka nggak tahu menahu kita bayar darimana. Namun jika telat mereka langsung cabut sambungan listrik. Jadi kita tidak perlu dialog. Yang jelas tuntutan kita agar tiga pimpinan PLN Baturaja diganti," ungkapnya.

Menyikapi aksi demo di Kantor PLN Baturaja, Asisten Manager Jaringan Area Lahat, Agung Pajar Sentosa mengatakan, bahwa tuntutan mengenai penggantian tiga pimpinan PLN Baturaja akan disampaikan ke tingkat pimpinan lebih tinggi.

"Ini bukan wewenang kami. Tuntutan ini akan kita sampaikan ke pimpinan yang lebih tinggi," katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Disinggung seringnya terjadi pemadaman listrik kata dia, salah satu faktor dikarenakan karena adanya kerangka layang-layang yang tersangkut di kabel.

"Selain juga masih adanya pohon-pohon yang mengganggu jaringan," ucapnya. [wiwin]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00